Ternyata Harta Kekayaan Suahasil Nazara, Menkeu Pengganti Purbaya Capai Rp138,16 Miliar -->

Ternyata Harta Kekayaan Suahasil Nazara, Menkeu Pengganti Purbaya Capai Rp138,16 Miliar

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  - Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/9/2026). Jumlah harta kekayaan Suahasil tercatat sebesar Rp138.167.334.176 atau sekitar Rp138,16 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

LHKPN tersebut disampaikan Suahasil pada 27 Februari 2026 untuk periode tahun 2025. Dalam dokumen yang berstatus verifikasi administratif lengkap itu, Suahasil masih tercatat sebagai Wakil Menteri Keuangan. 


Dari total kekayaan Menkeu Suahasil tersebut, sebagian besar berupa tanah dan bangunan. Nilainya mencapai Rp49.857.555.000.

Suahasil tercatat memiliki delapan aset tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Depok. Salah satu aset dengan nilai terbesar berupa tanah dan bangunan seluas 541 meter persegi dan 250 meter persegi di Jakarta Selatan yang dilaporkan senilai Rp28 miliar. 


Selain itu, terdapat tanah seluas 532 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp3,96 miliar serta tanah dan bangunan seluas 547 meter persegi dan 374 meter persegi di wilayah yang sama dengan nilai Rp4,37 miliar.

Suahasil juga melaporkan tanah seluas 1.980 meter persegi di Depok senilai Rp4,96 miliar. Sementara aset berupa bangunan lainnya berada di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. 


Suahasil Punya 4 Mobil

Untuk alat transportasi dan mesin, Suahasil melaporkan kekayaan senilai Rp1.228.000.000. Aset tersebut terdiri atas empat mobil. 

Keempat kendaraan tersebut yakni Toyota Camry Sedan tahun 2013 senilai Rp160 juta, Honda Jazz Sedan tahun 2019 senilai Rp220 juta, Honda HRV tahun 2022 senilai Rp330 juta, dan Toyota Alphard tahun 2019 senilai Rp518 juta. 


Dari laporan tersebut, Toyota Alphard menjadi kendaraan dengan nilai tertinggi yang dimiliki Suahasil, yakni Rp518 juta. 

Selain tanah dan bangunan serta kendaraan, Suahasil memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp9.078.963.407. Dia juga melaporkan surat berharga senilai Rp66.876.177.492. 


Sementara kas dan setara kas yang dilaporkan mencapai Rp6.037.703.482. Adapun harta lainnya tercatat sebesar Rp5.122.926.498. 

Jika seluruh komponen harta tersebut dijumlahkan, kekayaan Suahasil mencapai Rp138.201.325.879. Setelah dikurangi utang sebesar Rp33.991.703, total harta kekayaan bersih yang tercatat dalam LHKPN menjadi Rp138.167.334.176. 

Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menkeu, Senin (14/9/2026) sore. Suahasil yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Suahasil Nazara merupakan ekonom dan akademisi yang memiliki pengalaman panjang di bidang kebijakan fiskal sebelum dipercaya menduduki posisi Menteri Keuangan. Pria kelahiran Jakarta, 23 November 1970 ini meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 1994. 

Dia kemudian melanjutkan pendidikan ke Cornell University, Amerika Serikat, dan memperoleh gelar Master of Science (MSc) pada 1997. Pada 2003, Suahasil menyelesaikan pendidikan doktoral di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat, dan memperoleh gelar Doctor of Philosophy (PhD.) di bidang ekonomi.

Karier Suahasil dimulai sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) sejak 1999. Pada 2009, dia mendapatkan gelar Guru Besar atau Profesor di bidang Ilmu Ekonomi.

Di lingkungan FEB UI, Suahasil pernah dipercaya sebagai Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi pada 2004-2005, Kepala Lembaga Demografi pada 2005-2008, serta Ketua Departemen Ilmu Ekonomi pada 2009-2013.

Selain berkiprah di dunia akademik, Suahasil mulai terlibat dalam penyusunan kebijakan publik. Dia pernah menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009-2011.

Suahasil juga aktif di Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI). Dia pernah menjabat Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) pada 2009-2015.

Pada 2010-2015, Suahasil dipercaya sebagai Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pada Kantor Wakil Presiden RI. Dia juga menjadi Anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (KEN) pada 2013-2014.

Karier Suahasil di Kementerian Keuangan semakin menonjol ketika ditugaskan sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) mulai 6 Februari 2015. Dia dilantik sebagai Kepala BKF secara definitif pada 31 Oktober 2016.

Suahasil kemudian ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Wamenkeu tiga tahun kemudian, tepatnya 25 Oktober 2019. Dia mendampingi Menkeu yang saat itu dijabat Sri Mulyani Indrawati dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan fiskal nasional.

Suahasil kembali dipercaya sebagai Wamenkeu pada Kabinet Merah Putih dan dilantik pada 21 Oktober 2024. Dia akhirnya dipercaya menjadi Menkeu, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Sumber: inews 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Jadikan Sumber Pilihan