GELORA.CO – Norma Zahara, diduga staf rumah sakit RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka setelah viral karena menghina pasien BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan, di media sosial. Dalam pernyataan tertulisnya, Norma mengakui telah melakukan kesalahan dan menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Yurizal.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Norma Zahara melalui unggahan di media sosial, menyusul gelombang kritik dari publik terhadap komentarnya yang dinilai tidak berempati kepada pasien.
"Dengan penuh kesadaran dan kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, serta kepada pihak-pihak yang dirugikan atau tersinggung atas unggahan dan aktivitas saya di media sosial Threads," tulis Norma, dikutip Rabu (5/8/2026).
Dia juga secara khusus meminta maaf kepada almarhum Yurizal Tri Chaerawan beserta keluarganya.
"Pun secara pribadi terkhusus untuk almarhum Yurizal dan keluarga yang ditinggalkan, maaf beribu maaf untuk tindakan saya yang sangat tidak pantas menyebut almarhum dengan kalimat tidak senonoh serta menghina," lanjutnya.
Dalam klarifikasinya, Norma mengaku menyadari bahwa unggahan di media sosial merupakan bentuk tanggung jawab pribadi yang dapat berdampak luas. Dia mengakui tindakannya telah menimbulkan keresahan dan ketidaknyamanan di tengah masyarakat.
"Atas kekhilafan, ketidakhati-hatian, serta kesalahan dalam menggunakan media sosial, saya mengakui bahwa tindakan tersebut telah menimbulkan ketidaknyamanan, kesalahpahaman, maupun keresahan di tengah masyarakat," katanya.
Norma juga menegaskan tidak pernah memiliki niat untuk merendahkan atau menyakiti siapa pun. Dia mengaku baru mengetahui kabar duka meninggalnya Yurizal beberapa hari setelah perdebatan di media sosial tersebut terjadi.
"Saya pun kaget mendapat kabar duka dari orang yang saya kritisi dengan sangat tidak pantas tersebut. Namun demikian, saya memahami bahwa dampak dari sebuah tindakan tetap harus dipertanggungjawabkan," tulisnya.
Dia menyatakan siap menerima kritik sebagai bahan introspeksi sekaligus berjanji akan lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
"Saya berkomitmen untuk lebih bijaksana, berhati-hati, serta bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial di masa yang akan datang. Saya juga akan terus memperbaiki diri agar kejadian serupa tidak terulang kembali," ujarnya.
Di akhir pernyataan, Norma kembali meminta maaf kepada seluruh pihak yang terdampak dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Yurizal.
"Saya benar-benar mengucapkan berbela sungkawa terhadap almarhum Yurizal. Semoga amal dan kebaikan beliau diterima di sisi-Nya," tulisnya.
Sebelumnya, nama Norma Zahara menjadi sorotan setelah ikut mengomentari keluhan Yurizal Tri Chaerawan mengenai sulitnya memperoleh kamar rawat inap karena pasien BPJS Kesehatan. Dalam kolom komentar Threads, Norma sempat melontarkan kalimat yang dianggap menghina.
"Yuriz, orang miskin harta, miskin ilmu, miskin akal, tapi pengen diistimewakan," tulis Norma dalam komentar yang kemudian viral di media sosial.
Tak hanya itu, dia juga menulis, "Lo gob*** banyak bacot."
Komentar tersebut memicu kemarahan publik, terlebih setelah diketahui Yurizal meninggal dunia pada 31 Juli 2026.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang menyebut meninggalnya Yurizal disebabkan oleh lamanya menunggu kamar rawat inap. Fakta yang telah terkonfirmasi adalah Yurizal sempat mengeluhkan antrean kamar rumah sakit melalui media sosial sebelum akhirnya meninggal dunia
Sumber: inews
