Oknum Polisi di Mimika Tembak Mati Warga karena Selingkuh dengan Istrinya -->

Oknum Polisi di Mimika Tembak Mati Warga karena Selingkuh dengan Istrinya

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Oknum Polisi di Mimika Tembak Mati Warga karena Selingkuh dengan Istrinya

GELORA.CO -
  Seorang pria di Kabupaten Mimika, Papua Tengah berinisial BKP tewas ditebak oknum anggota polisi Polres Mimika berisinial Aipda M.

Anggota polisi Aipda M merupakan personel Polres Mimika yang bertugas di Bandara Mozes Kilangin Timika.

Kasus penembakan terjadi di komplek Perumhan Rafles Residen 3, Jalan Irigasi Ujung, Minggu (2/8/2026) siang.

Kejadian tersebut menyita perhatian warga penghuni kompleks perumahan dikarenakan korban berlumuran darah tergeletak di ruas jalan.

Korban ditembak dan tewas ditempat karena luka tembakan di bagian kepala.

Kasus penembakan tejadi diduga korban selingkuh dengan istri polisi.

Mendapat laporan, tim Inafis Satreskrim Polres Mimika langsung menuju lokasi guna mengamankan situasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Korban juga telah dievakuasi ke RSUD Mimika guna mendapat tindakan medis.

Berdasarkan data dihimpun TribunPapuaTengah.com bahwa, pelaku alias oknum polisi sedang dalam proses penceraian dengan istrinya dikarenakan pelaku sudah memiliki kekasih baru.

Saat itu oknum polisi ke rumah istri untuk mejemput anaknya namun terjadi cekcok mulut dengan korban saat itu kebetulan berada d irumah itu.

Karena merasa tidak terima anak tersebut di bawa oleh oknum polisi sehingga korban mengambil parang untuk mengejar polisi.

Merasa terancam oknum polisi M mengambil tindakan dengan melakukan penembakan.

Hingga saat ini polisi melakukan siaga guna mengantisipasi aksi susulan dari keluarga korban.

Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak membenarkan kejadian penembakan tersebut

"Benar pelaku adalah anggota Polres Mimika bertugas di Bandara Mozes Kilangin Timika," ujarnya.

Baca juga: Didongkrak Danantara, Laba Bersih Telkomsel Tembus Rp10,4 Triliun

Kapolres menyebut, setelah menembak pelaku alias anggota polisi langsung menyerahkan diri.

"Ia atau pelaku mengakui perbuantannya," ujarnya.

Kata Kapolres bahwa, pelaku juga sudah sering mengimbau korban untuk tak lagi mengganggu istrinya karena proses perceraian masih berjalan.

"Kami akan tangani kasus ini secara profesional sesusai hukum berlaku," katanya. (*)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Tambahkan jadi preferensi di Google