Drone Hizbullah Sukses Hancurkan Baterai Iron Dome, Militer Israel Kelimpungan

Drone Hizbullah Sukses Hancurkan Baterai Iron Dome, Militer Israel Kelimpungan

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Drone Hizbullah Sukses Hancurkan Baterai Iron Dome, Militer Israel Kelimpungan

GELORA.CO
-  Hizbullah merilis rekaman salah satu drone First-Person View (FPV) mereka yang menyerang baterai Iron Dome di perbatasan utara.

Tidak ada komentar publik dari militer Israel, tetapi secara tidak resmi, sumber-sumber IDF tak membantah keaslian video tersebut. 

"Insiden tersebut mungkin terjadi beberapa hari yang lalu, dan mungkin butuh waktu bagi Hizbullah untuk mengumpulkan dan merilis rekaman tersebut," demikian dilaporkan media Israel, Jerussalem Post, Ahad. 

Militer Israel kesulitan mengantisipasi ancaman drone FPV, yang menggunakan kabel khusus dan pengoperasian drone secara manual untuk mengakali teknologi canggih IDF dalam hal pengacakan dan pelacakan drone.

Selama kunjungan The Jerusalem Post ke Lebanon selatan pekan lalu, para pejabat senior IDF menguraikan beberapa program percontohan baru untuk mengidentifikasi dan menembak jatuh FPV dengan lebih baik, tetapi militer masih berusaha mengejar ketertinggalan secara real-time.

Meskipun sejak tahun 2024 militer Israel  mendapati tren peningkatan menembak jatuh drone konvensional, FPV, yang menjadi populer digunakan dalam perang Rusia-Ukraina, namun harus diakui Zionis kewalahan.

Ran Kochav memperingatkan IDF tidak memadai dalam mempertahankan pertahanan udaranya.

Pada pertengahan Maret, mantan kepala pertahanan udara IDF Brigjen (purn.) Ran Kochav memperingatkan bahwa Israel tidak melakukan pekerjaan yang memadai secara khusus dalam memberikan pertahanan untuk baterai Iron Dome, David’s Sling, dan Arrow setelah pertahanan udara di negara lain diserang.

Ia menekankan bahwa meskipun semua wilayah harus dipertahankan, sistem pertahanan udara adalah yang paling penting dan rentan. Ini karena jika terkena serangan, pertahanan yang lebih luas dapat runtuh.

Targetkan tentara


Secara terpisah, Hezbollah seperti dilaporkan Aljazirah telah menargetkan tentara dan kendaraan Israel di Lebanon dengan menggunakan drone. Otoritas Zionis pun menunjukkan kekhawatiran yang meningkat atas ancaman tersebut.

Kelompok Lebanon juga mengatakan para pejuangnya menargetkan posisi militer Israel di dalam sebuah rumah di Baydar al-Faqani di kota Taybeh, memaksa pasukan Israel mundur.

Hezbollah mengatakan para pejuangnya menyerang posisi tersebut tiga kali hingga sebuah helikopter Israel turun tangan untuk mengevakuasi korban luka.

Tidak ada komentar langsung dari militer Israel. Sementara Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan Israel telah membunuh lebih dari 2.750 orang sejak 2 Maret.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Tambahkan jadi preferensi di Google