GELORA.CO - Sebuah upacara pemakaman di Thailand menjadi viral setelah seorang pria menyewa sekelompok penari dewasa berpakaian minim untuk menari di depan peti matinya sebagai penutup acara pemakaman yang berlangsung selama beberapa hari.
Video yang dianggap aneh tersebut beredar luas setelah sekelompok penari yang disebut "coyote dancers" tampil di depan peti mati almarhum. Pria tersebut dikabarkan meninggal dunia setelah lama berjuang melawan penyakit kronis. Sebelum meninggal, ia sempat berpesan kepada keluarganya agar menyewa penari-penari tersebut untuk menghormatinya.
Ketiga penari tersebut terlihat menari dengan gerakan menggoda tepat di depan peti mati, mengenakan pakaian ketat berwarna pink. Menurut jaringan berita Asia Mothership, almarhum berharap penampilan itu dapat membuat para pelayat "tidak bersedih".
Dalam video yang beredar, tampak orang-orang merekam penampilan tersebut menggunakan ponsel mereka, sementara seorang anak kecil terlihat menonton sambil makan di latar depan.
Almarhum, yang disebut bernama Winij (59 tahun), digambarkan oleh media lokal sebagai sosok yang "penuh kegembiraan", "ceria", dan dihormati oleh tetangga-tetangganya.
Upacara yang tidak biasa ini digelar pada hari Selasa di Wat Thepphanom Chueat, Kabupaten Ron Phibun, Thailand, tepat sebelum jenazahnya dikremasi.
Video penampilan tersebut, yang sebagian harus disamarkan (blur), menuai berbagai reaksi di media sosial TikTok. Beberapa pengguna terkejut dan menganggap keputusan itu "sangat mengkhawatirkan". Ada pula yang berpendapat bahwa para penari terlihat "tidak nyaman" saat menari.
Di sisi lain, sebagian netizen justru mendukungnya. "Dia legenda," tulis salah seorang pengguna. Yang lain menambahkan, "Dia jelas tahu cara menikmati hidup!"
exclusieve beelden van de crematie van sjuul in pattaya@Ramsterdamm @AntonBakker8 @Sleinadretep @TjarlieShien @bieranda @pretletter pic.twitter.com/BaYZZH45SK
— sjuul (@Sjuul2030) April 23, 2026
Reaksi Beragam
Beberapa orang menekankan bahwa pemakaman tidak selalu harus bersifat sedih dan khidmat. "Pemakaman tidak harus selalu muram," tulis sebagian komentar.
Kasus ini bukanlah pemakaman aneh pertama yang menjadi berita. Baru-baru ini di China, sebuah keluarga terpaksa meminta maaf setelah menguburkan mobil Mercedes mewah senilai £120.000 sebagai penghormatan kepada ayah mereka yang meninggal.
