Ternyata Ini Penyebab Perundingan AS-Iran Gagal Sepakati Perdamaian

Ternyata Ini Penyebab Perundingan AS-Iran Gagal Sepakati Perdamaian

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  - Perundingan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4/2026), gagal mencapai hasil positif karena kedua pihak tidak sepaham dalam dua isu. Padahal AS dan Iran telah sepakat pada isu-isu lainnya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmail Baghaei menyebut dua atau tiga isu yang tidak disepakati kedua pihak.


"Kami mencapai kesepahaman mengenai sejumlah isu, tapi pandangan kami berbeda pada dua atau tiga isu penting, dan pada akhirnya pembicaraan gagal menghasilkan kesepakatan," kata Baghaei, seperti dikutip oleh kantor berita Mehr, Minggu (12/4/2026).



Dia tak memerinci dua isu tersebut, namun menjelaskan perundingan berfokus pada Selat Hormuz, isu nuklir, ganti rugi, pencabutan sanksi, serta penyelesaian akhir konflik di kawasan.

Menurut Baghaei, keberhasilan perundingan bergantung pada keseriusan niat AS, penolakan terhadap maksimalisme, serta pengakuan terhadap hak-hak Iran.


Dia menambahkan perundingan AS-Iran digelar dalam suasana ketidakpercayaan. Menurut Baghaei, tidak ada satu pihak pun yang yakin kesepakatan tercapai dalam semalam. 

Perundingan AS-Iran berlangsung selama 21 jam. Delegasi AS dipimpin Wakil Presiden JD Vance, sementara Iran oleh ketua parlemen Mohammed Bagher Ghalibaf. 


"Pembicaraan ini diadakan dalam suasana ketidakpercayaan dan kecurigaan. Tentu saja, sejak awal, kita seharusnya tidak mengharapkan kesepakatan tercapai dalam semalam. Tidak ada yang punya harapan seperti itu," kata Baghaei

Sumber: inews 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita