GELORA.CO -Sejumlah program strategis pemerintah mendapat sorotan dari kalangan akademisi karena dinilai berpotensi menimbulkan persoalan dalam pengelolaan anggaran.
Guru Besar Ilmu Politik UIN Jakarta, Saiful Mujani, menyampaikan pandangannya terkait sejumlah program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, hingga batalion pembangunan.
Dalam forum diskusi politik dan kebebasan akademik di UIN Jakarta, Kamis, 23 April 2026, Mujani menyebut program-program tersebut dapat dilihat dalam perspektif yang ia istilahkan sebagai 'gentong babi' atau pork barrel.
“Hipotesis saya, MBG, Koperasi Merah Putih, dan Batalion Pembangunan bisa dibaca dalam kerangka yang oleh sebagian kalangan disebut sebagai skema ‘gentong babi’,” ujarnya.
Menurut Mujani, istilah tersebut merujuk pada penggunaan anggaran negara yang berpotensi diarahkan untuk kepentingan politik jangka pendek, termasuk dalam konteks penguatan basis dukungan.
Ia juga menyoroti pentingnya landasan kajian akademik dalam setiap perumusan kebijakan publik agar implementasinya tepat sasaran dan akuntabel.
Lebih lanjut, Mujani mengingatkan agar pengelolaan anggaran negara tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas, sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
“Perlu ada penguatan tata kelola agar kebijakan publik benar-benar berorientasi pada kepentingan luas,” pungkasnya.
Sumber: RMOL
