Poltekkes Kota Muara Sabak Prihatin atas Meningkatnya Kasus Campak di Tanjung Jabung Timur

Poltekkes Kota Muara Sabak Prihatin atas Meningkatnya Kasus Campak di Tanjung Jabung Timur

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Poltekkes Kota Muara Sabak Prihatin atas Meningkatnya Kasus Campak di Tanjung Jabung Timur

Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Kota Muara Sabak menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap peningkatan kasus campak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi. Hingga akhir Maret 2026, Dinas Kesehatan Tanjabtim mencatat 12 warga dinyatakan positif campak dari 32 kasus suspek yang diperiksa di laboratorium Palembang.

Kasus campak didominasi kelompok usia balita hingga remaja. Sebaran tertinggi terjadi di Kecamatan Muara Sabak Barat dengan 7 kasus positif, sementara sisanya tersebar di beberapa kecamatan lain. Sebagian besar pasien saat ini menjalani perawatan di RSUD Nurdin Hamzah. Dinas Kesehatan telah menyiapkan ruang isolasi khusus dan melakukan pelacakan (tracing) kontak erat, termasuk di lingkungan sekolah.

Eko Purnomo, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tanjabtim, menyatakan:

“Vaksin tersedia dan cukup. Kami minta fasilitas kesehatan aktif melakukan imunisasi untuk mencegah penambahan kasus.”

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melengkapi imunisasi anak dan meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala awal campak, seperti demam tinggi, batuk, mata merah, bintik putih di dalam mulut, serta ruam kemerahan yang dimulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh.

Poltekkes Kota Muara Sabak sebagai institusi pendidikan vokasi kesehatan yang berada di wilayah Muara Sabak siap mendukung upaya pencegahan penyebaran campak. Mahasiswa dan dosen dari jurusan Keperawatan, Kebidanan, Teknologi Laboratorium Medis, serta Kesehatan Lingkungan dapat berkontribusi melalui sosialisasi imunisasi, edukasi masyarakat, deteksi dini gejala, dan pelatihan higiene di lingkungan sekolah serta komunitas.

“Kami prihatin dengan peningkatan kasus ini. Campak merupakan penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi, namun penularannya sangat cepat di lingkungan padat. Poltekkes siap bersinergi dengan Dinas Kesehatan untuk memperkuat program imunisasi dan literasi kesehatan masyarakat,” ujar perwakilan Poltekkes Kota Muara Sabak.

Tentang Poltekkes Kemenkes Kota Muara Sabak


Politeknik Kesehatan Kemenkes Kota Muara Sabak merupakan lembaga pendidikan vokasi kesehatan di bawah naungan Kementerian Kesehatan yang berfokus menghasilkan tenaga kesehatan kompeten di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan sekitarnya.

Program studi yang tersedia di antaranya meliputi:

- Jurusan Keperawatan (D-III Keperawatan dan Sarjana Terapan)
- Jurusan Kebidanan (D-III Kebidanan dan Sarjana Terapan)
- Jurusan Teknologi Laboratorium Medis
- Jurusan Gizi
- Jurusan Kesehatan Lingkungan
- serta program studi kesehatan lainnya sesuai kebutuhan daerah.

Informasi lengkap tentang profil kampus, program studi, pendaftaran mahasiswa baru (SPMB), dan kegiatan pengabdian masyarakat dapat diakses melalui situs resmi https://poltekkeskotamuarasabak.org.

Dengan meningkatnya kasus campak ini, Poltekkes Kota Muara Sabak berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi semakin tinggi. Kolaborasi semua pihak diharapkan dapat segera menekan penyebaran penyakit ini di Tanjung Jabung Timur.

Kunjungi https://poltekkeskotamuarasabak.org untuk informasi terkini seputar pendidikan vokasi kesehatan dan kontribusi Poltekkes dalam pencegahan penyakit menular.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita