GELORA.CO -Hampir tidak ada celah alur korupsi atau merugikan negara, apalagi mengkhianatinya yang dilakukan mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.
Demikian pandangan pemerhati masalah sosial dan politik Adian Radiatus merespons persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menjerat Nadiem di Pengadilan Tipikor Jakarta.
"Dari sidang yang digelar, terungkap Nadiem merupakan korban biadabnya oknum kaki tangan yang memegang sistem kekuasaan hukum secara mafia," kata Adian dalam keterangannya kepada RMOL, Senin 20 April 2026.
Menurut Adian, kasus Nadiem termasuk satu dari sekian banyak rumor aneh tapi nyata tentang penegakan hukum dan keadilan di Tanah Air.
Sebab, kata Adian, sejak awal penetapan Nadiem sebagai tersangka, terindikasi sangat kuat adanya bisikan jahat dari sebuah dendam kesumat yang tiba di telinga oknum Kejaksaan.
"Jadi kasus Nadiem ini adalah sebuah kejahatan terselubung berbalut atas nama tindak pidana korupsi yang bahkan alur korupsinya sendiri tidak pernah muncul, baik di permukaan maupun dibaliknya," kata Adian.
Maka tidaklah heran ketika di awal tuduhan mentersangkakan Nadiem, pengacara Hotman Paris sampai minta sedikit waktu langsung kepada Presiden Prabowo atas kasus ini.
"Tetapi proses perkara sudah tidak bisa dicegah, dan kemudian pihak keluarga mengganti pengacara Hotman dengan pengacara lainnya," pungkas Adian.
Sumber: RMOL
