Iran Bongkar Jaringan Mossad dan Zionis-AS

Iran Bongkar Jaringan Mossad dan Zionis-AS

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Iran Bongkar Jaringan Mossad dan Zionis-AS

GELORA.CO
- Otoritas Iran membongkar kelompok separatis di enam provinsi yang dituduh terkait dengan Mossad dan badan intelijen musuh Amerika-Zionis lainnya. Keberhasilan itu diumumkan Kementerian Intelijen Iran pada Rabu (16/4/2026).

"Penangkapan ini mencakup 35 elemen teroris, separatis, dan penyelundup senjata," demikian dilaporkan oleh kantor berita Tasnim yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam.

Menurut laporan, salah satu yang ditahan diidentifikasi sebagai pendiri dan pemimpin kelompok teroris terkait dengan Zionis. Kelompok ini berupaya memisahkan diri dari Provinsi Khuzestan.

Kelompok ini juga dikaitkan dengan beberapa operasi pembunuhan dan pengeboman di seluruh provinsi. Korbannya termasuk pembunuhan terhadap petugas intelijen dan anggota paramiliter Basij IRGC.

"Pemimpin teroris tersebut ditangkap di Provinsi Isfahan," demikian dilaporkan oleh kantor berita semi-resmi Iranian Students' News Agency (ISNA).

Otoritas Iran mengklaim bahwa 11 anggota kelompok teror lain juga telah ditangkap dan lima pelaku tewas oleh pasukan keamanan dalam dua bulan terakhir.

Media rezim Zionis


Sementara itu, otoritas berwenang Iran dilaporkan juga menangkap beberapa individu terkait markas media rezim Zionis yang bekerja untuk memprovokasi warga menjadi pengkhianat.

"12 individu tersebut ditangkap di Provinsi Hormozgan, empat di Provinsi Hamedan, dan empat di Provinsi Kerman," kata pihak berwenang.

Selain itu, sebuah 'sel teror' beranggotakan tiga orang diidentifikasi dan ditangkap di Provinsi Gilan, setelah pihak berwenang mengaitkannya dengan sejarah operasi pengeboman, termasuk mempersiapkan senjata api dan bom rakitan.

"Sebuah sel teror beranggotakan empat orang lainnya ditangkap di Provinsi Kerman, dengan tiga bom rakitan, beberapa bahan pembuatan bom, dan sebuah pistol ditemukan dan disita," lapor Tasnim.

Dua anggota kelompok teror lainnya ditangkap di Provinsi Hamadan, dan yang ketiga ditangkap di Provinsi Hormozgan.

Selain itu, pihak berwenang menangkap empat anggota dari dua sel penyelundupan senjata yang mencoba membawa senjata melintasi perbatasan dari Kurdistan Irak, dan menyita 42 senjata.

Salah satu sel tersebut bermaksud mendistribusikan pistol di seluruh Provinsi Khuzestan, tetapi dicegat oleh pihak berwenang, yang menyita 30 pistol.

Sel kedua juga bermaksud mendistribusikan senjata di seluruh Provinsi Kermanshah, dan pihak berwenang menyita 12 senjata dan 24 magazen.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita