GELORA.CO - Iran menuduh Amerika Serikat (AS) melanggar kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan Presiden Donald Trump pada Selasa (7/4/2026). Ada tiga kesepakatan yang dilanggar AS berpatokan pada 10 poin tuntutan Iran untuk mengakhiri konflik.
AS dan Iran akan menggelar perundingan di Islamabad, Pakistan, untuk membahas tuntutan dari kedua pihak guna menyepakati kesepakatan damai permanen.
Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyebut, tiga poin dari 10 tuntutan Iran, yakni melanggar gencatan senjata di Lebanon, pelamggaran wilayah udara Iran dengan pesawat tak berawak, serta menyangkal hak Iran untuk melanjutkan pengayaa uranium.
"Seperti yang telah dinyatakan dengan jelas oleh Presiden Amerika Serikat dalam pidatonya, Proposal 10 poin Republik Islam Iran adalah 'dasar yang bisa diterapkan untuk bernegosiasi' dan kerangka kerja utama untuk pembicaraan ini. Namun, 3 klausul dari proposal ini telah dilanggar," kata Ghalibaf, dalam pernyataan di media sosial X, dikutip Kamis (9/4/2026).
Pelanggaran tersebut termasuk kegagalan untuk mematuhi poin pertama dari proposal mengenai gencatan senjata di Lebanon. Israel melancarkan serangan brutal ke Lebanon pada Rabu (7/4/2026), menewaskan ratusan orang.
Selain itu Iran terrpaksa menembak pesawat tak berawak yang masuk wilayah udaranya, yakni di Kota Lar.
Satu lagi penyangkalan atas hak Iran untuk memperkaya uranium, sebagaimana disampaikan Wapres AS JD Vance yang menyebutkan pihaknya akan mengambilnya.
Ghalibaf menambahkan dalam keadaan ini, gencatan senjata bilateral atau negosiasi tidak praktis
Sumber: inews
