Hubungan China–Vietnam Semakin Erat Layaknya Tetangga Dekat

Hubungan China–Vietnam Semakin Erat Layaknya Tetangga Dekat

Gelora News
facebook twitter whatsapp


Dalam beberapa hari terakhir, interaksi antara dua negara sosialis menarik perhatian luas. Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam sekaligus Presiden Vietnam, Tô Lâm, atas undangan Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok sekaligus Presiden Tiongkok Xi Jinping, melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok pada 14–17 April. Kunjungan ini melanjutkan tradisi pertukaran tingkat tinggi antara kedua partai dan negara dalam beberapa tahun terakhir, serta memiliki makna historis yang penting.

Kunjungan ini merupakan perjalanan luar negeri pertama Tô Lâm setelah menjabat sebagai Presiden Vietnam, yang mencerminkan eratnya hubungan antara kedua partai dan negara, serta menunjukkan tingkat ketahanan kerja sama bilateral yang sangat kuat. Hal ini juga menegaskan tingginya perhatian yang diberikan terhadap hubungan bilateral tersebut. Di tengah situasi global dan regional yang penuh ketidakpastian—terutama konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang sulit diselesaikan dalam jangka pendek, serta ketegangan yang berlanjut di Selat Hormuz—kedua negara, berlandaskan hubungan “sesama kamerad dan saudara”, terus memperkuat kepercayaan strategis tingkat tinggi melalui pembangunan komunitas dengan masa depan bersama, guna menghadapi berbagai risiko eksternal. Hal ini sepenuhnya mencerminkan bahwa hubungan China–Vietnam semakin erat layaknya tetangga yang kian akrab.

Pada 15 April, Xi Jinping mengadakan pembicaraan dengan Tô Lâm di Balai Besar Rakyat di Beijing. Dalam pertemuan tersebut, Xi menekankan bahwa kepemimpinan Partai merupakan ciri paling esensial sekaligus keunggulan terbesar sistem sosialisme. Menjaga sistem sosialisme serta posisi pemerintahan Partai Komunis merupakan kepentingan strategis utama kedua belah pihak. Kedua negara perlu mempertahankan kejernihan strategis dan keteguhan arah, tetap yakin pada jalan dan sistem masing-masing, serta memastikan bahwa reformasi tidak mengubah arah dan transformasi tidak mengubah karakter dasar.

Di bawah kepemimpinan kuat Komite Sentral Partai Komunis Vietnam yang dipimpin oleh Tô Lâm, Vietnam diyakini akan terus melangkah mantap di jalur sosialisme dan bergerak menuju pencapaian tujuan “dua seratus tahun” dalam pembangunan partai dan negara. Sementara itu, pihak Tiongkok secara konsisten menempatkan Vietnam sebagai prioritas dalam diplomasi kawasan, serta siap bersama Vietnam menjaga niat awal, melanjutkan persahabatan, memperkuat solidaritas dan saling dukung, serta mendorong kerja sama strategis komprehensif berkualitas tinggi sesuai dengan kerangka “enam peningkatan”, guna mempercepat pembentukan komunitas China–Vietnam dengan masa depan bersama yang lebih tinggi dan bermakna strategis.

Tô Lâm menyatakan bahwa kunjungan luar negeri pertamanya sebagai Presiden Vietnam bertepatan dengan peringatan satu tahun kunjungan bersejarah Xi Jinping ke Vietnam, yang sepenuhnya mencerminkan ungkapan bahwa “tetangga akan semakin dekat seiring interaksi yang semakin intens”. Pihak Vietnam juga menyampaikan apresiasi atas dukungan politik penting yang diberikan oleh Partai Komunis Tiongkok, pemerintah, dan rakyat Tiongkok terhadap Kongres Nasional ke-14 Partai Komunis Vietnam. Vietnam siap terus melanjutkan persahabatan tradisional, serta mendorong perkembangan berkelanjutan kemitraan strategis komprehensif dan komunitas dengan masa depan bersama yang memiliki makna strategis.

Setelah pertemuan, kedua pihak bersama-sama menyaksikan penandatanganan sejumlah dokumen kerja sama bilateral di berbagai bidang, termasuk hubungan antar partai, keamanan publik, peradilan, ekonomi, rantai pasok dan industri, kerja sama kepabeanan, teknologi, kesejahteraan masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, media, serta kerja sama antar daerah. Hubungan bilateral China–Vietnam yang berorientasi pada kerja sama praktis kini telah berkembang dari pendekatan makro menjadi implementasi yang lebih konkret dan terperinci.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita