Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sanggau terus bergerak cepat mendukung program prioritas pemerintah dengan menindaklanjuti pemasangan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh limbah cair dari kegiatan memasak tidak mencemari sungai dan lingkungan sekitar.
Tim DLH Sanggau telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi dapur MBG untuk memastikan IPAL terpasang sesuai standar teknis dan berfungsi optimal. Pemasangan IPAL menjadi bagian penting dari komitmen DLH dalam menjaga kualitas air dan lingkungan di tengah peningkatan aktivitas dapur umum yang melayani ribuan porsi makanan setiap harinya.
“Kami serius menindaklanjuti pemasangan IPAL di dapur MBG. Limbah dapur yang mengandung minyak dan organik harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang agar tidak merusak ekosistem sungai. Ini bentuk tanggung jawab kami terhadap lingkungan sekaligus mendukung keberhasilan program MBG,” ujar Kepala DLH Sanggau.
Manfaat IPAL bagi Lingkungan dan Kesehatan
Dengan beroperasinya IPAL, limbah dapur akan diolah menjadi air yang lebih bersih sebelum dialirkan ke saluran pembuangan. Hal ini diharapkan dapat:
- Mencegah pencemaran sungai dan sumber air bersih.
- Mengurangi risiko penyebaran penyakit akibat limbah.
- Menjadi contoh pengelolaan limbah ramah lingkungan bagi dapur-dapur umum lainnya.
DLH Sanggau juga akan melakukan monitoring rutin terhadap kinerja IPAL serta memberikan pembinaan kepada pengelola dapur agar pengoperasiannya tetap optimal.
Masyarakat dan pengelola dapur MBG diharapkan dapat turut mendukung upaya ini dengan memilah limbah padat dan cair sejak dari sumber.
Untuk informasi lengkap mengenai program dan layanan pengelolaan lingkungan hidup Kabupaten Sanggau, kunjungi situs resmi: dlhsanggau.bondowosokab.org
Dengan langkah konkret ini, DLH Sanggau membuktikan komitmennya menjaga kelestarian alam sambil mendukung program pemerintah yang bermanfaat bagi masyarakat.
#DLHSanggau #IPALMBG #SanggauHijau #MakanBergiziGratis
