GELORA.CO — Kebakaran melanda Apartemen Mediterania di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi di Tower C dan memicu kepanikan penghuni akibat asap tebal yang membumbung tinggi dari dalam gedung.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih belum diketahui.
Petugas pemadam kebakaran masih berjibaku di lokasi untuk memadamkan api sekaligus mengevakuasi para penghuni yang berada di dalam apartemen.
Informasi awal mengenai kebakaran diterima petugas pada pukul 07.31 WIB.
Tidak berselang lama, tim pemadam langsung bergerak ke lokasi dan mulai melakukan upaya pemadaman sekitar pukul 07.40 WIB.
Kecepatan respons tersebut dinilai krusial mengingat bangunan apartemen dihuni oleh ratusan warga.
Komandan regu pemadam kebakaran Jakarta Barat, Joko Susilo, mengonfirmasi bahwa objek yang terbakar merupakan bangunan apartemen.
Ia menegaskan bahwa prioritas utama petugas di lapangan adalah memastikan keselamatan seluruh penghuni.
“Fokus kami saat ini adalah evakuasi warga dan memastikan semua penghuni bisa keluar dengan aman,” ujar Joko di lokasi kejadian.
Dalam upaya penanganan kebakaran ini, jumlah personel dan armada yang dikerahkan cukup besar.
Data sementara menyebutkan sedikitnya 13 unit mobil pemadam dengan 65 personel diturunkan pada tahap awal.
Namun dalam perkembangan selanjutnya, jumlah armada ditingkatkan menjadi 22 unit dengan total sekitar 110 personel untuk mempercepat proses pemadaman.
Dari rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat asap hitam pekat mengepul dari salah satu bagian gedung, menandakan intensitas kebakaran yang cukup tinggi.
Petugas tampak terus menyemprotkan air ke titik api sambil melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada penghuni yang terjebak.
Sejumlah penghuni juga terlihat dievakuasi keluar gedung dengan pengawalan petugas.
Situasi di sekitar lokasi sempat dipadati warga dan pengguna jalan yang berhenti untuk menyaksikan proses pemadaman.
Joko menyebutkan bahwa hingga saat ini api mulai dapat dikendalikan, meskipun proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh masih terus dilakukan untuk mencegah munculnya titik api baru.
Belum ada informasi resmi mengenai korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.
Petugas masih melakukan pendataan serta memastikan kondisi seluruh penghuni yang berhasil dievakuasi.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kejadian guna memudahkan proses penanganan serta menjaga keselamatan bersama.
Sementara itu, penyelidikan terkait penyebab kebakaran akan dilakukan setelah api benar-benar berhasil dipadamkan
Sumber: Wartakota
