Akhirnya Menteri PPPA Minta Maaf, Tak Bermaksud Abaikan Keselamatan Penumpang KRL Laki-Laki

Akhirnya Menteri PPPA Minta Maaf, Tak Bermaksud Abaikan Keselamatan Penumpang KRL Laki-Laki

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya usai insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.

Sebelumnya, Arifah sempat mengusulkan agar gerbong khusus perempuan pada KRL ditempatkan di bagian tengah dan gerbong laki-laki di ujung rangkaian menyusul kecelakaan tersebut.


"Terkait pernyataan saya pascainsiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur, saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat. Untuk itu, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti atau tidak nyaman atas pernyataan tersebut," ucap Arifah di akun Instagram @kemenpppa, dikutip Kamis (30/4/2026).

Arifah menegaskan, usulan tersebut tidak dimaksudkan untuk mengesampingkan aspek keselamatan penumpang lainnya.


"Tidak ada maksud dari saya untuk mengabaikan keselamatan penumpang lainnya," katanya.

Dia juga menekankan bahwa faktor keselamatan menjadi prioritas utama bagi semua pihak tanpa membedakan jenis kelamin.

"Kita semua sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu, baik perempuan maupun laki-laki," katanya.

Sebelumnya, Arifah Fauzi mengusulkan agar posisi gerbong khusus perempuan pada KRL Commuter Line dipindahkan ke bagian tengah rangkaian.

"Tadi kita ngobrol dengan KAI (PT Kereta Api Indonesia), itu kenapa ditaruh di paling depan, paling belakang? Supaya tidak terjadi rebutan. Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah," kata Arifah kepada wartawan di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).

"Jadi yang laki-laki di ujung, depan belakang itu laki-laki, jadi yang perempuan di tengah gitu. Tadi sementara itu," ujarnya

Sumber: inews 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita