Ustaz Abu Humairoh Jelaskan Viral Prediksi Runtuhnya Israel 2027, Ini Pandangannya

Ustaz Abu Humairoh Jelaskan Viral Prediksi Runtuhnya Israel 2027, Ini Pandangannya

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Ustaz Abu Humairoh Jelaskan Viral Prediksi Runtuhnya Israel 2027, Ini Pandangannya

GELORA.CO -
Sejumlah pernyataan yang menyebut kehancuran Zionis Israel akan terjadi pada 2027 tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Ustaz Abu Humairoh memberikan penjelasan agar umat Islam memahami persoalan ini secara proporsional berdasarkan Al-Quran dan pandangan ulama.

Dalam ceramahnya, ia menyebut prediksi tersebut sering dikaitkan dengan ijtihad tokoh Palestina, Syekh Ahmad Yasin, yang menafsirkan pola angka 40 tahun dari kisah Bani Israil dalam Al-Qur’an.

Menurutnya, sebagian orang mengaitkan berdirinya Hamas pada 1987–1988 dengan angka 40 tahun yang dianggap sebagai masa puncak kekuatan, sehingga muncul perkiraan bahwa Israel akan runtuh sekitar tahun 2027.

Namun Ustaz Abu Humairoh menegaskan bahwa pandangan tersebut hanyalah ijtihad atau penafsiran pribadi, bukan kepastian yang dijamin dalam Al-Qur’an.

“Kalau prediksi itu benar, tentu kita berharap Palestina merdeka dan kezaliman segera berakhir. Tapi jika tidak terjadi, jangan menyalahkan Al-Qur’an. Bisa jadi yang keliru adalah penafsiran manusianya,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam Surah Al-Isra ayat 4–8, Allah menyebutkan Bani Israil akan membuat kerusakan di bumi dua kali. Menurut sebagian ulama tafsir, kerusakan pertama telah terjadi pada masa lampau, sedangkan kerusakan kedua diyakini banyak ulama sedang terjadi pada masa sekarang.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa waktu pasti kehancuran suatu kekuatan tidak dapat dipastikan manusia.

“Janji Allah pasti benar, tetapi kapan terjadinya itu adalah urusan Allah. Tugas umat Islam bukan menebak tahun, melainkan memperbaiki diri, bersatu, dan membantu saudara-saudara di Palestina,” ujarnya.

Ustaz Abu Humairoh juga mengajak umat Islam untuk memberikan dukungan sesuai kemampuan, seperti berdoa, membantu kemanusiaan, menyebarkan informasi yang benar, serta memboikot produk yang mendukung penjajahan.

Menurutnya, kemenangan pada akhirnya akan datang jika umat Islam kembali kepada ajaran agama dan memperkuat persatuan.

“Harapan kita tetap sama, yaitu kemerdekaan Palestina dan berakhirnya kezaliman. Tetapi kepastian waktunya hanya Allah yang mengetahui,” pungkasnya.***
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita