Tak Sabar Sambut Pasukan AS, Iran Akan Jadikan Tentara AS Santapan Ikan Hiu

Tak Sabar Sambut Pasukan AS, Iran Akan Jadikan Tentara AS Santapan Ikan Hiu

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  - Militer Iran menegaskan tak sabar menantikan kedatangan pasukan Amerika Serikat (AS) di wilayahnya dalam operasi serangan darat. Pasukan Iran yang terlatih memiliki keunggulan dan siap mengusir dan melenyapkan setiap serdadu AS.

Juru Bicara Markas Besar Pusat Komando Iran Khatam Al Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, mengatakan angkatan bersenjata Iran telah lama menantikan dimulainya operasi darat AS di Iran. AS memiliki catatan sejarah kelam dalam perang darat di masa lalu yang  berujung penahanan.


"Sebagai tanggapan atas ancaman (Presiden AS Donald) Trump baru-baru ini mengenai operasi darat atau pendudukan setiap inci tanah Iran, yang bukan lagi sekadar keinginan, kami menyatakan, para pejuang Islam telah lama menantikan tindakan tersebut," kata Zolfaghari, seperti dikutip dari Sputnik, Senin (30/3/2026).

Dia menjanjikan perlawanan yang akan membuat setiap tantara AS menyesal telah menginjakkan kaki di tanah Iran. 


"Hasilnya tidak lain adalah penangkapan, mutilasi, dan pemusnahan para agresor memalukan, dengan para komandan dan tentara AS menjadi santapan lezat bagi ikan hiu di Teluk Persia," kata Zolfaghari.

Iran mengerahkan sekitar 1 juta tentara untuk mengantisipasi kemungkinan serangan darat AS. Militer AS dilaporkan mengirim belasan ribu personel Marinir dan pasukan terjun payung ke Timur Tengah, memicu spekulasi serangan darat.


Kantor berita Tasnim melaporkan pengerahan difokuskan ke Pulau Kharg karena ada kemungkinan AS akan merebut pulau di Selat Hormuz tersebut.

Sumber pejabat Iran mengatakan, ada lonjakan  permohonan dari pemuda Iran selama beberapa hari terakhir untuk bergabung dalam pertempuran. Para sukarelawan itu membanjiri pusat-pusat perekrutan untuk paramiliter Basij, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dan tentara reguler, yang ingin berpartisipasi dalam konflik.

Sumber militer tersebut juga menegaskan, setiap upaya AS untuk membuka Selat Hormuz secara paksa akan menjadi tindakan "bunuh diri". 

Iran menegaskan siap menghadapi eskalasi itu dan tetap berkomitmen untuk menbatasi lalu lintas di jalur air strategis tersebut

Sumber: inews 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita