Profil Mojtaba Khamenei, Pemimpin Baru Iran Pengganti Ali Khamenei

Profil Mojtaba Khamenei, Pemimpin Baru Iran Pengganti Ali Khamenei

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  - Majelis Pakar Iran menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru menggantikan Ayatollah Ali Khamenei, Senin (9/3/2026).

Nama Mojtaba Khamenei ditunjuk setelah Majelis Pakar yang beranggotakan 88 yang bertugas memilih pemimpin baru Iran melakukan musyawarah.


“Dengan suara yang menentukan, Majelis Pakar menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin ketiga dari sistem suci Republik Islam Iran,” kata majelis tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan tepat setelah tengah malam waktu Teheran.

Penunjukkan Mojtaba Khamenei dilakukan sepuluh hari setelah wafatnya Ali Khamenei akibat serang Amerika Serikat (AS)-Israel ke Iran pada 28 Februari 2026.


Lalu Siapakah Mojtaba Khamenei?

Profil Mojtaba Khamenei

Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei merupakan ulama asal Iran.


Ia adalah putra kedua dari Ali Khamenei.

Mojtaba Khamenei lahir di kota Mashhad,Iran pada 8 September 1969.

Nama Mojtaba Khamenei menjadi sorotan ketika kerusuhan terjadi dalam unjuk rasa yang terjadi dalam sengketa pemilihan umum Presiden Iran 2019. Ia diyakini bertanggungjawab atas kerusuhan itu.

Baca juga: Ulama Iran Segera Umumkan Nama Pemimpin Baru Pengganti Ali Khamenei, Donald Trump Bereaksi


Ia disebut-sebut pernah mengambil alih kendali Basij yang digunakan untuk menekan protes atas pemilihan presiden 2009.

Perjalan Karir Mojtaba Khamenei

Ia menerima pendidikan awal di Sardasht dan Mahabad  dan lulus SMA dari Teheran.


Setelah itu, ia mempelajari teologi Islam di bawah bimbingan ayahnya dan Mahmoud Hashemi Shahroudi.

Ia bergabung dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada tahun 1987 dan bertugas dalam Perang Iran-Irak.

Pada tahun 1999, ia melanjutkan studinya di Qom untuk menjadi seorang ulama, dan kemudian bergabung dengan Seminari Qom sebagai guru teologi.

Status Keulamaan Mojtaba


Dari sisi keagamaan, Mojtaba Khamenei saat ini menyandang gelar hojatoleslam, yaitu tingkat ulama menengah dalam hierarki ulama Syiah.

Status ini sempat menimbulkan perdebatan karena posisi pemimpin tertinggi Iran biasanya dipegang oleh ulama dengan gelar ayatollah yang lebih tinggi.

Mojtaba Khamenei sendiri jarang tampil di depan publik dan hampir tidak pernah memberikan pidato politik atau khutbah terbuka.

Bahkan banyak warga Iran yang mengaku belum pernah mendengar langsung suaranya meski namanya sering disebut dalam lingkaran kekuasaan

Sumber: Tribunnews 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita