Pakistan Cegah Israel Bunuh Menlu Iran Abbas Araghchi

Pakistan Cegah Israel Bunuh Menlu Iran Abbas Araghchi

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO -
Israel dilaporkan telah menghapus nama Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, dari daftar targetnya setelah Pakistan meminta AS untuk tidak menargetkan kedua tokoh Iran itu. Demikian menurut kantor berita Reuters, mengutip sumber dari Islamabad yang mengetahui masalah tersebut.

Araghchi memimpin delegasi Iran dalam pembicaraan nuklir dengan AS dan merupakan salah satu diplomat Iran yang paling berpengalaman. Sementara Ghalibaf dianggap oleh beberapa pihak di Gedung Putih sebagai mitra yang dapat diajak bekerja sama.

“Israel memiliki koordinat mereka dan ingin melenyapkan mereka, kami memberi tahu AS bahwa jika mereka juga dieliminasi maka tidak ada lagi yang dapat diajak bicara, oleh karena itu AS meminta Israel untuk mundur,” kata sumber Pakistan tersebut seperti dikutip oleh Reuters.

Wall Street Journal mengutip pejabat Amerika yang mengatakan bahwa kedua pria Iran tersebut dihapus dari daftar target AS dan Israel selama empat atau lima hari ke depan. Ini karena Donald Trump berupaya membuka kembali negosiasi dengan Iran. Laporan tersebut tidak menyebutkan keterlibatan Pakistan.

Sejumlah pejabat senior Iran telah tewas oleh Israel sejak dimulainya perang saat ini, termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan kepala keamanan Ali Larijani.

Israel telah bersumpah untuk terus memburu para pemimpin Iran. Trump mengakui bahwa banyak calon juru bicara, termasuk negosiator yang terlibat dalam pembicaraan sebelum perang, telah tewas dalam serangan.

“Kami membunuh semua pemimpin mereka, dan kemudian mereka bertemu untuk memilih pemimpin baru, dan kami membunuh mereka semua,” katanya kepada wartawan pada hari Selasa.

“Dan sekarang kita memiliki kelompok baru, dan kita dapat dengan mudah melakukan itu, tetapi mari kita lihat bagaimana hasilnya.”

Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar mengatakan Pakistan telah menyampaikan pesan antara AS dan Iran sebagai bagian dari upaya mediasi.

Ia mengatakan Turki, Mesir, dan negara-negara lain yang tidak disebutkan namanya juga memberikan dukungan mereka terhadap inisiatif ini.

"Pakistan tetap sepenuhnya berkomitmen untuk mempromosikan perdamaian dan terus melakukan segala upaya untuk memastikan stabilitas di kawasan dan sekitarnya," kata Dar dalam sebuah unggahan di X.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita