Moncong Pesawat Garuda Penyok Diduga Akibat Tertabrak Objek Asing, Sempat Terdengar Suara Aneh di Udara

Moncong Pesawat Garuda Penyok Diduga Akibat Tertabrak Objek Asing, Sempat Terdengar Suara Aneh di Udara

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Moncong Pesawat Garuda Penyok Diduga Akibat Tertabrak Objek Asing, Sempat Terdengar Suara Aneh di Udara

GELORA.CO -
Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-176 rute Jakarta–Pekanbaru dilaporkan mengalami penyok pada bagian moncong pesawat.

Hal itu diketahui, para penumpang setelah mereka melakikan pendaratan di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, pada Sabtu (7/3). Video moncong pesawat yang penyok pun viral di media sosial.

Merespons hal itu, Head of Corporate Communication Garuda Indonesia, Dicky Irchamsyah, memastikan pesawat tersebut tetap mendarat dengan aman dan normal, meskipun kru sempat mendengar suara tidak biasa saat pesawat bersiap mendarat.

Menurut Dicky, penerbangan GA-176 yang dioperasikan menggunakan pesawat dengan registrasi PK-GFF itu sempat terindikasi adanya unknown airborne object atau objek asing di sekitar pesawat.

“Garuda Indonesia memastikan bahwa penerbangan GA-176 rute Jakarta–Pekanbaru yang beroperasi pada Sabtu (7/3) telah mendarat dengan aman dan normal di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, setelah sebelumnya terindikasi adanya objek asing di sekitar pesawat saat proses menjelang pendaratan,” kata Dicky dalam keterangan resmi yang diterima JawaPos.com, Minggu (8/3).

Ia menjelaskan, pesawat tersebut sebelumnya diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta pada pukul 15.35 WIB dan tiba di Pekanbaru pada pukul 17.14 WIB.

'Indikasi adanya objek asing tersebut diketahui setelah kru pesawat mendengar suara tidak biasa saat proses persiapan pendaratan," imbuhnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Pilot in Command (PIC) langsung menjalankan prosedur mitigasi keselamatan sesuai standar operasional untuk memastikan proses pendaratan tetap berlangsung aman dan terkendali.

Dicky menyebut seluruh 117 penumpang bersama dua awak kokpit dan lima awak kabin dipastikan mendarat dengan selamat. Proses kedatangan penumpang juga berlangsung normal tanpa kendala berarti.

Setibanya di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, pesawat langsung menjalani pemeriksaan teknis serta proses investigasi oleh tim terkait untuk mengidentifikasi indikasi keberadaan benda asing tersebut.

Selain itu, Garuda Indonesia juga melakukan inspeksi menyeluruh serta perawatan armada sebelum pesawat dinyatakan kembali laik operasi sesuai standar keselamatan penerbangan yang berlaku.

"Saat ini Garuda Indonesia juga terus berkoordinasi secara intensif dengan otoritas penerbangan terkait guna memastikan seluruh proses penanganan berjalan sesuai prosedur dan regulasi keselamatan penerbangan," tukasnya.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita