Mahasiswa KKN Poltekkes Panaragan Jaya Kota Olah Ikan Nila Jadi Menu Cegah Stunting

Mahasiswa KKN Poltekkes Panaragan Jaya Kota Olah Ikan Nila Jadi Menu Cegah Stunting

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Mahasiswa KKN Poltekkes Panaragan Jaya Kota Olah Ikan Nila Jadi Menu Cegah Stunting

Mahasiswa Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Politeknik Kesehatan Kemenkes Panaragan Jaya Kota (Poltekkes Panaragan Jaya Kota) menginisiasi program inovatif berbasis pangan lokal untuk mencegah stunting di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Mereka mengolah ikan nila menjadi berbagai menu bergizi yang mudah dibuat, murah, dan disukai anak-anak.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian masyarakat dalam upaya menekan angka stunting di daerah pedesaan. Ikan nila dipilih karena kaya akan protein, omega-3, zinc, dan zat besi — nutrisi penting yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Baca informasi lengkap tentang kegiatan KKN dan program Poltekkes Panaragan Jaya Kota di sini: https://poltekkespanaraganjayakota.org/

Menu Olahan Ikan Nila Cegah Stunting  


Mahasiswa jurusan Gizi dan Kesehatan Masyarakat mengembangkan beberapa resep praktis, antara lain:  
- Nugget ikan nila dengan sayuran  
- Bakso ikan nila tinggi protein  
- Keripik ikan nila untuk camilan sehat  
- Sup ikan nila dengan tambahan wortel dan bayam  
- Pindang ikan nila berbumbu kunyit untuk meningkatkan nafsu makan anak  

Semua menu tersebut dirancang dengan kandungan gizi yang seimbang, mudah diolah oleh ibu rumah tangga, serta menggunakan bahan-bahan lokal yang terjangkau. Selama kegiatan KKN, mahasiswa juga memberikan edukasi gizi dan demonstrasi memasak langsung kepada kader posyandu dan ibu-ibu balita.

Manfaat Program  


- Meningkatkan asupan protein hewani pada anak balita  
- Membantu pencegahan stunting melalui intervensi gizi spesifik  
- Memberdayakan masyarakat untuk memanfaatkan potensi perikanan lokal  
- Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam pengolahan makanan bergizi  

Kepala Program KKN Poltekkes Panaragan Jaya Kota menyatakan bahwa program ini sangat relevan karena wilayah tersebut memiliki potensi budidaya ikan nila yang besar, namun pemanfaatannya untuk gizi anak masih kurang optimal.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di kampus, tetapi juga turut berkontribusi nyata dalam mendukung target pemerintah menurunkan prevalensi stunting. Poltekkes Panaragan Jaya Kota terus mendorong mahasiswa untuk menciptakan inovasi berbasis masalah kesehatan masyarakat.

Bagi calon mahasiswa, dosen, atau masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang program studi Gizi, Kesehatan Masyarakat, serta berbagai kegiatan pengabdian di Poltekkes Panaragan Jaya Kota, kunjungi situs resmi institusi. Program olahan ikan nila ini menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan kesehatan dapat langsung berdampak positif bagi masyarakat.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Tambahkan jadi preferensi di Google