GELORA.CO -Kepemilikan senjata nuklir oleh Israel menjadi salah satu penyebab kekecewaan Iran pada dunia internasional. Pasalnya, tidak ada lembaga internasional termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mempersoalkan hal tersebut.
Duta Besar Republik Islam Iran untuk Republik Indonesia, Mohammad Boroujerdi menyatakan, kepemilikan senjata nuklir oleh Israel patut dipertanyakan karena negara Zionis ini bukan anggota Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).
"Rezim Zionis Israel seperti yang diketahui memiliki bom atom secara ilegal, dan Amerika berdampingan dengan rezim ini," kata Boroujerdi dalam jumpa pers rumah dinasnya, Jalan Madiun No. 1, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 2 Maret 2026.
"Rezim ini juga saya sebutkan kembali, dia bukan anggota IAEA, bukan bagian dari NPT (Non-Proliferation Treaty), telah mengancam seluruh negara tetangganya terhadap penggunaan bom nuklir, " sambungnya.
Di samping itu, Boroujerdi menyindir fakta tentang Israel sebagai suatu negara yang telah secara nyata melakukan genosida di Palestina dan Gaza, tetapi malah menuding Iran sebagai ancaman dunia.
Oleh karena itu, dia miris dengan kondisi dunia saat ini yang membiarkan Israel bersama-sama dengan AS merusak tatanan dunia dan hukum internasional, dengan propaganda yang dilanjutkan dengan agresi.
"Dan ironisnya, kenyataan pahit ironis yang harus disampaikan adalah sebuah pihak, seperti rezim Zionis Israel memberikan cap kepada Iran sebagai pihak yang berorientasi kepada kekerasan dan peperangan," demikian Boroujerdi menambahkan.
Sumber: RMOL
