GELORA.CO - Langkah Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) DPP Partai Demokrat untuk segera menyeret pengelola kanal YouTube Dibikin Channel ke ranah hukum sangat tepat.
Demikian dikatakan Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional Bintang Muda Indonesia (DPN BMI) Aditiya Utama yang didampingi Wakil Ketua Arnod Sihite dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu 29 Mei 2026.
"Ini untuk memastikan ruang digital Indonesia bersih dari produsen hoaks," kata Aditya.
Lebih dari sekadar langkah hukum formal, BMI juga akan melakukan investigasi mandiri dan tracing digital untuk mencari dalang di balik kanal Youtube Dibikin Channel.
"BMI akan mencari tahu siapa yang mendanai dan siapa aktor intelektual di balik konten tersebut," kata Aditya.
BMI juga memberikan ultimatum terbuka kepada pengelola kanal Dibikin Channel dan aktor-aktor di belakangnya untuk segera menghentikan fitnahnya, menghapus konten terkait, dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta Partai Demokrat.
"BMI yang akan bergerak mencari dan mengungkap wajah asli aktor di balik akun tersebut ke publik," pungkas Aditya.
Melalui kanal YouTube Dibikin Channel, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, bersama Ketua DPR Puan Maharani dan ulama Habib Rizieq Shihab dituduh bertindak sebagai koordinator dalam penyebaran isu ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
