Politeknik Kesehatan Kemenkes Koba (Poltekkes Koba) bekerja sama dengan Tim Leader Eco Enzyme Nusantara menggelar program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat bertema “Ubah Sampah Jadi Rupiah melalui Eco Enzyme”. Kegiatan ini bertujuan mengubah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan.
Eco Enzyme adalah cairan fermentasi dari limbah dapur (kulit buah dan sayur) yang memiliki banyak manfaat, mulai dari pembersih alami, pupuk organik, hingga bahan baku produk kecantikan dan kesehatan. Melalui pelatihan ini, mahasiswa Poltekkes Koba dan masyarakat diajarkan cara membuat Eco Enzyme berkualitas tinggi secara sederhana dan skalabel.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya pandai di bidang kesehatan, tetapi juga memiliki jiwa entrepreneurship dan kepedulian lingkungan. Program ini mengajarkan bahwa sampah bukanlah limbah, melainkan peluang bisnis yang bisa menghasilkan rupiah,” ujar pimpinan pelaksana kegiatan dari Poltekkes Koba.
Peserta pelatihan mendapat materi teori dan praktik langsung pembuatan Eco Enzyme, branding produk, packaging, serta strategi pemasaran. Beberapa produk yang dihasilkan antara lain sabun cair Eco Enzyme, floor cleaner, dan pupuk cair organik yang sudah mulai dipasarkan di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini juga melibatkan kelompok ibu rumah tangga dan pemuda setempat, sehingga menciptakan peluang usaha mikro baru di Kabupaten Bangka Tengah. Selain aspek ekonomi, program ini turut mendukung gerakan zero waste dan pengelolaan limbah organik yang ramah lingkungan.
Poltekkes Koba melihat program kolaborasi ini sebagai bentuk nyata penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian masyarakat dan pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Diharapkan semakin banyak lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja melalui inovasi berbasis lingkungan.
Bagi masyarakat atau calon mahasiswa yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang program pendidikan dan kegiatan pengabdian masyarakat Poltekkes Koba, dapat mengunjungi situs resmi mereka di https://poltekkeskoba.org
Dengan semangat “Sampah Jadi Rupiah”, Poltekkes Koba bersama Tim Leader Eco Enzyme Nusantara terus mendorong masyarakat Bangka Belitung untuk lebih kreatif, peduli lingkungan, dan mandiri secara ekonomi melalui pemanfaatan limbah organik.
