GELORA.CO - Presiden Prabowo Subianto menunjuk mantan Jenderal TNI, Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito, sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan.
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito memiliki latar belakang sebagai dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.
Ia pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Jantung RSPAD Gatot Soebroto periode 2018–2021.
Tak hanya itu, Prihati Pujowaskito juga tercatat pernah menjadi Direktur Pengawasan Medik RSPAD Gatot Soebroto periode 2021–2022.
Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/P Tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Prihati Pujowaskito sebagai Dirut BPJS.
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito akan menjabat sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan periode 2026–2031.
Biodata Prihati Pujowaskito
Pensiunan Jenderal Tentara Nasional Indonesia (TNI), Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito lahir di Solo, 29 Maret 1967.
Prihati merupakan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dengan latar belakang militer, serta pengalaman panjang di bidang pelayanan kesehatan dan manajemen rumah sakit.
Nama lengkap dengan gelarnya ialah Mayjen TNI Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP (K)., FIHA., M.M.R.S.
Sepak terjang Prihati di bidang kesehatan dimulai pada 1994 setelah ia menyandang gelar dokter usai menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS).
Ia sebelumnya mengawali pendidikan tinggi dengan masuk Sekolah Perwira Militer Sukarela atau SEPA Milsuk (kini bernama SIPSS) ABRI yang selesai pada tahun 1990.
Setelah lulus dari UNS, pendidikan dokter spesialis dilanjutkannya di Universitas Airlangga (Unair) dengan mengambil spesialis Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah.
Prihati lulus tahun 2007.
Berdasarkan pencarian dengan namanya di PDDikti, Prihati juga bergelar Magister Manajemen dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gotong Royong.
Sementara gelar Doktor Ilmu Hukum tertera bahwa ditamatkannya pada 2022 di Universitas Borobudur.
Dalam perjalanan kariernya, ia pernah bertugas sebagai Dokter Komando Pasukan Khusus (1990–2000), kemudian menjadi dokter spesialis jantung di lingkungan TNI AD.
Prihati juga menjabat sebagai Kepala Departemen Jantung RSPAD Gatot Soebroto (2018–2021) dan Direktur Pengawasan Medik RSPAD Gatot Soebroto (2021–2022).
Sejak 2023 hingga 2025, ia dipercaya sebagai Dekan Fakultas Militer Universitas Pertahanan Republik Indonesia.
Dengan penetapan baru dari Presiden Prabowo, kini Prihati mempunyai peran baru lagi.
Prihati akan menjabat hingga tahun 2031 mendatang setelah masa jabatan Ali Ghufron Mukti habis pada bulan Februari ini.
Penunjukan Prihati didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/P Tahun 2026 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Pengawas dan Keanggotaan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan.
"Penetapan ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola dan kesinambungan penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)," kata Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, Kamis (19/2/2026).
