GELORA.CO - Penyanyi Farel Prayoga kembali menyita publik setelah sang ayah, Joko Suyoto menyampaikan protes keras kepada manajernya, Rais di media sosial. Joko mempertanyakan kebenaran klaim penghasilan anaknya yang disebut-sebut telah mencapai Rp10 miliar.
Saat dikonfirmasi awak media, Rais menjelaskan angka Rp10 miliar yang dipermasalahkan Joko bukanlah angka tetap. Rais menyebut nominal itu merupakan angka perkiraan yang diucapkan dalam konteks pertanyaan mengenai total pendapatan Farel Prayoga sejak dikenal luas sebagai penyanyi.
"Yang maksud kita itu kalau dihitung dari kira-kira awal itu, ya bisa Rp10 miliar. Kira-kira," ujar Rais.
Dia menjelaskan kira-kira memiliki makna dan nilai yang luas atau bukan merupakan total penghasilan yang telah dihitung secara pasti.
"Yang namanya kira-kira itu Rp6 sampai 10 (miliar) itu masih kira-kira, masih di bawah dan bisa jadi lebih, kan, gitu," katanya.
Manajer Farel Prayoga kemudian membeberkan honor pelantun Ojo Dibandingke tersebut di awal karier. Dia menyebut, Farel bisa menerima honor puluhan hingga ratusan juta sekali manggung.
"Ya dari awal dia viral aja, dari manajer pertama itu kan sekali manggung Rp75 sampai Rp100 juta," ujar Rais.
Di sisi lain, Rais mengakui pendapatan Farel Prayoga semakin meningkat seiring dengan banyaknya kontrak iklan. "Belum lagi dia dapat iklan yang ratusan juta," ucapnya.
"Dulu ya, 1 bulan itu kadang-kadang bisa mencapai Rp1 miliar. Mungkin (jika ditotal) bisa aja di atas 5 atau di atas 6, gitu kan, atau di bawah 10, kan bisa. Namanya kira-kira, gitu lho," katanya.
Soal protesnya Joko, Rais menilai klaim ayah Farel Prayoga yang menyebut penghasilan anaknya hanya berkisar di angka satu miliaran kurang tepat.
"Rp1 miliar enggak mungkinlah Rp1 miliar. Rp1 miliar aja bisa 1 bulan waktu itu. Katakanlah dia pernah iklan 400 juta, 600 juta. Ya, gila aja, maksudnya (hanya Rp1 miliar)," ucap Rais.
Rais kemudian melihat kejanggalan dari sikap ayah Farel Prayoga ketika mempermasalahkan penghasilan sang anak. Dia menduga tujuan Joko hanya untuk menyerangnya sebagai seorang manajer.
"Jadi dia kebingungan mencari celah untuk menyerang saya," kata Rais
Sumber: inews
