Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan terus mengambil langkah konkret untuk menekan penggunaan plastik sekali pakai. Berbagai program dan kampanye masif digelar guna mengubah kebiasaan masyarakat menuju gaya hidup lebih ramah lingkungan.
DLH Lamongan menginisiasi sosialisasi intensif ke pasar tradisional, sekolah, kantor pemerintahan, serta kalangan pelaku usaha. Kegiatan tersebut mencakup edukasi bahaya plastik sekali pakai terhadap lingkungan, demonstrasi penggunaan tas belanja reusable, serta pembagian eco-bag gratis kepada masyarakat. Selain itu, DLH juga mendorong pelaku usaha makanan dan minuman untuk beralih ke kemasan ramah lingkungan.
Kepala DLH Lamongan menyatakan bahwa pengurangan plastik sekali pakai merupakan prioritas utama tahun ini. “Plastik sekali pakai sulit terurai dan menjadi penyumbang sampah terbesar di Lamongan. Kami ajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengurangi penggunaannya mulai dari hal kecil di rumah tangga hingga skala kabupaten,” ujarnya.
Program ini juga melibatkan kerjasama dengan Bank Sampah, komunitas peduli lingkungan, serta sekolah-sekolah untuk menanamkan kesadaran sejak dini. Beberapa pasar tradisional di Lamongan telah mulai menerapkan “Hari Tanpa Plastik” dan memberikan insentif bagi pedagang yang menggunakan wadah ramah lingkungan.
Diharapkan melalui gerakan ini, volume sampah plastik di Kabupaten Lamongan dapat berkurang secara signifikan, sehingga sungai, laut, dan lahan tetap terjaga kebersihannya.
Masyarakat Lamongan yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang program pengurangan plastik, layanan DLH, atau cara melaporkan pelanggaran lingkungan dapat mengunjungi situs resmi: dlhlamongan.bondowosokab.org
Mari dukung bersama gerakan DLH Lamongan menuju Kabupaten Lamongan yang bersih, hijau, dan bebas plastik sekali pakai! ♻️🌍
