Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M., yang menekankan komitmen Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. "Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Tanjung Jabung Barat," ujarnya saat membuka acara, sebagaimana dikutip dari laman https://poltekkestanjungjabungbarat.org. Ia menambahkan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan secara holistik. "Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera." Partisipasi Poltekkes Kemenkes Tanjung Jabung Barat menjadi elemen krusial, di mana tim dari Program Studi Keperawatan dan Teknologi Laboratorium Medis turun tangan untuk mendukung layanan medis. Mahasiswa dan dosen Poltekkes bertugas melakukan tes laboratorium sederhana, seperti pengukuran tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol, serta membantu pemeriksaan USG kandungan bagi ibu hamil. Kolaborasi ini melibatkan juga perwakilan BPJS Kesehatan, memastikan pelayanan terintegrasi dengan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Antusiasme warga terlihat nyata sejak kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB. Ratusan peserta memadati lokasi, menunjukkan betapa besarnya kebutuhan akan akses kesehatan gratis di daerah pedesaan seperti Tanjung Jabung Barat, di mana fasilitas medis sering kali terbatas oleh jarak dan biaya transportasi. Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan umum oleh dokter dan perawat, konsultasi gizi, serta pembagian obat-obatan dan vitamin gratis sesuai keluhan pasien. Salah satu penerima manfaat, Romlah (46), seorang ibu rumah tangga dari Desa Tungkal Ilir, menyampaikan rasa syukurnya. "Terima kasih Pak Polisi dan tim kesehatannya. Alhamdulillah, saya bisa periksa tekanan darah dan dapat vitamin gratis. Biasanya, ke puskesmas jauh dan antre panjang, tapi hari ini sangat terbantu," ceritanya dengan senyum lebar setelah menjalani pemeriksaan. Cerita serupa datang dari seorang lansia yang jarang melakukan cek rutin, yang kini merasa lebih tenang setelah mengetahui kadar gula darahnya normal berkat tes cepat dari tim Poltekkes.
Peran Poltekkes Kemenkes Tanjung Jabung Barat dalam acara ini bukan sekadar partisipasi, melainkan bagian dari misi pengabdian masyarakat yang selaras dengan kurikulum vokasi. Direktur Poltekkes, Dr. Hj. Siti Nurhaliza, M.Kes, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu secara langsung. "Mahasiswa kami belajar bagaimana berkolaborasi dalam tim medis darurat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi. Ini juga mendukung target Kementerian Kesehatan untuk cakupan kesehatan primer 95% di daerah 3T," ungkapnya. Dengan melibatkan sekitar 20 mahasiswa dan 5 dosen, Poltekkes tidak hanya memberikan layanan, tapi juga edukasi singkat tentang pola hidup sehat, seperti pentingnya olahraga rutin dan diet seimbang, yang disambut antusias oleh warga.
Keberhasilan acara ini tercermin dari tidak adanya keluhan panjang antrean, berkat pengaturan yang rapi oleh petugas Polres dan tim kesehatan. Semua peserta menerima obat sesuai resep, dan bagi yang memenuhi syarat, didaftarkan langsung ke program BPJS untuk kelanjutan perawatan. AKBP Agung Basuki menutup acara dengan harapan kolaborasi serupa terus berlanjut. "Kami akan terus berupaya menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat seperti ini di masa mendatang," tegasnya. Bagi Poltekkes Kemenkes Tanjung Jabung Barat, partisipasi ini memperkuat posisinya sebagai mitra strategis Polri dan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat sehat.
Gelar Bakti Kesehatan Gratis ini menjadi bukti bahwa sinergi antarlembaga bisa menciptakan dampak nyata. Di Tanjung Jabung Barat, di mana tantangan geografis sering menghambat akses kesehatan, inisiatif seperti ini tidak hanya menyembuhkan fisik, tapi juga mempererat ikatan sosial. Ke depan, diharapkan acara serupa melibatkan lebih banyak kampus dan LSM, memastikan setiap warga merasakan manfaatnya. Dengan semangat "Polri untuk Rakyat" dan pengabdian Poltekkes, Tanjung Jabung Barat semakin menuju visi kabupaten sehat dan sejahtera.
