Khitanan massal ini dibuka oleh Wakil Bupati Kutai Barat, H. Edyanto Arkan, yang mewakili Bupati FX Yapan. “Kegiatan ini bukan hanya ibadah, tapi juga upaya tingkatkan derajat kesehatan anak. Terima kasih Poltekkes Sendawar yang selalu siap jadi garda terdepan dalam program sosial seperti ini,” ujar H. Edyanto, seperti dikutip dari https://poltekkessendawar.org. Ia menambahkan bahwa di Kutai Barat, di mana akses layanan kesehatan sering terhambat jarak dan biaya, khitanan gratis menjadi solusi bagi keluarga prasejahtera. Dari 60 anak yang terdaftar, 55 berhasil dikhitan dengan metode modern klamp dan laser, minim perdarahan dan cepat sembuh.
Poltekkes Kemenkes Sendawar memainkan peran krusial sebagai penyelenggara teknis. Tim yang dipimpin Direktur Poltekkes Sendawar, Dr. Hj. Siti Nurhaliza, M.Kes, terdiri dari 10 dokter spesialis anak dan bedah minor, 20 perawat, serta 40 mahasiswa Jurusan Keperawatan dan Kebidanan. “Ini bagian dari Tri Dharma kami: pengabdian masyarakat. Mahasiswa belajar langsung teknik khitan modern sekaligus melayani anak-anak Kutai Barat,” jelas Dr. Siti. Proses dimulai dengan pemeriksaan kesehatan pra-khitan (tensi, hemoglobin, riwayat alergi), dilanjutkan khitan di ruang operasi darurat yang disiapkan di aula. Setelah tindakan, setiap anak mendapat paket perawatan berisi obat antibiotik, salep, dan pakaian baru sebagai hadiah.
Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Orang tua seperti Ibu Siti (38 tahun) dari Desa Barong Tongkok berbagi cerita: “Biaya khitan di klinik bisa Rp 1,5 juta. Alhamdulillah gratis dan ditangani dokter profesional dari Poltekkes. Anak saya tenang, tidak menangis.” Selain khitan, tim Poltekkes juga memberikan edukasi kepada orang tua tentang kebersihan alat kelamin, pencegahan infeksi, dan pentingnya imunisasi lengkap.
Kegiatan ini didukung Dinas Kesehatan Kutai Barat dan TP PKK Kabupaten, dengan anggaran APBD dan CSR perusahaan tambang setempat. Kepala Dinkes Kutai Barat, dr. H. Rahman, M.Kes, menyatakan bahwa khitanan massal akan jadi agenda tahunan. “Poltekkes Sendawar adalah mitra terbaik kami. Tahun depan target 200 anak,” katanya.
Dengan khitanan massal ini, Poltekkes Sendawar tidak hanya wujudkan HKG PKK ke-53, tapi juga kembalikan senyum puluhan anak Kutai Barat. Di pedalaman Kalimantan Timur, khitan bukan lagi beban ekonomi, tapi hak kesehatan yang terpenuhi—terima kasih pengabdian Poltekkes Sendawar.
