Poltekkes Sangatta Gelar Donor Darah Sukses: Dukung Stok Darah dan Kesehatan Masyarakat

Poltekkes Sangatta Gelar Donor Darah Sukses: Dukung Stok Darah dan Kesehatan Masyarakat

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, menjadi saksi semangat pengabdian sosial yang kuat melalui kegiatan donor darah massal yang digelar oleh Poltekkes Kemenkes Sangatta pada Senin, 24 November 2025. Acara ini tidak hanya memperingati Hari Armada Republik Indonesia ke-80, tapi juga menjadi bentuk nyata kontribusi tenaga kesehatan dalam mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat. Bekerja sama dengan Lanal Sangatta, Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai Timur, dan berbagai pihak terkait, Poltekkes Sangatta berhasil melibatkan puluhan peserta, termasuk prajurit TNI AL, mahasiswa, dan warga sekitar, untuk berpartisipasi dalam donor darah di Markas Komando (Mako) Lanal Sangatta. Kegiatan ini diakhiri dengan pembagian 75 paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) di PAUD IT Al Fitriyah, Jalan Yos Sudarso IV Gang Rezeki III, Kecamatan Sangatta Utara, sebagai upaya peningkatan gizi anak usia dini.


Donor darah ini menjadi highlight utama acara, dengan peserta yang antusias mendonorkan darah mereka untuk membantu stok darah di wilayah Kutai Timur yang sering mengalami kekurangan. Komandan Lanal Sangatta, Letkol Laut (P) Fajar Yuswantoro, yang memimpin kegiatan, menekankan bahwa aksi ini merupakan wujud kepedulian sosial TNI AL. "Kegiatan donor darah dilaksanakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai Timur sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap ketersediaan stok darah di wilayah setempat," ujar Letkol Fajar, seperti dikutip dari https://poltekkessangatta.org. Ia menambahkan bahwa donor darah tidak hanya menyelamatkan nyawa, tapi juga mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat. "Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mempererat hubungan antara Lanal Sangatta dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan dalam membantu sesama."

Poltekkes Kemenkes Sangatta, sebagai lembaga pendidikan vokasi kesehatan terdepan di Kutai Timur, memainkan peran krusial dalam kesuksesan acara ini. Sebagai mitra PMI, Poltekkes menyumbang tim dosen dan 30 mahasiswa Jurusan Keperawatan untuk mendampingi proses donor, mulai dari skrining kesehatan pra-donor hingga pemantauan pasca-donor. Direktur Poltekkes Sangatta, Dr. Hj. Siti Nurhaliza, M.Kes, menyatakan bahwa kegiatan ini selaras dengan misi Tri Dharma Perguruan Tinggi. "Donor darah adalah pengabdian nyata kami. Mahasiswa belajar langsung protokol keselamatan donor, sekaligus edukasi masyarakat tentang manfaat darah aman untuk pasien kecelakaan atau operasi. Di Kutai Timur, stok darah sering kritis karena akses terpencil, jadi aksi ini sangat strategis," jelas Dr. Siti. Mahasiswa Poltekkes juga berperan dalam pemeriksaan hemoglobin dan edukasi nutrisi untuk pemulihan donor, memastikan proses berjalan aman dan efisien.

Selain donor darah, pembagian 75 paket MBG di PAUD IT Al Fitriyah menjadi penutup acara yang penuh makna. Paket ini berisi makanan bergizi seperti biskuit fortifikasi, susu, dan buah kering, ditujukan untuk anak usia dini guna cegah stunting. Letkol Fajar menegaskan, "Pembagian makanan bergizi gratis diberikan sebagai wujud perhatian TNI AL dalam mendukung peningkatan kesehatan dan pemenuhan gizi anak usia dini di wilayah Sangatta." Ia juga menyampaikan komitmen Lanal Sangatta untuk terus berkontribusi. "Lanal Sangatta berkomitmen untuk terus meningkatkan peran dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial seperti ini."

Acara ini berhasil mengumpulkan 50 kantong darah, yang langsung disalurkan ke PMI Kutai Timur untuk stok darurat. Dampaknya tidak hanya pada stok darah, tapi juga kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor rutin. Poltekkes Sangatta berencana lanjutkan dengan kampanye donor darah bulanan di kampus, terintegrasi dengan edukasi gizi untuk anak. Di Kutai Timur, di mana kecelakaan lalu lintas dan penyakit kronis sering butuh transfusi darah, kegiatan ini menjadi inspirasi. Dengan kolaborasi Lanal, PMI, dan Poltekkes, Sangatta bukan lagi daerah kekurangan darah, tapi pusat pengabdian sosial yang selamatkan nyawa—untuk Kutai Timur sehat dan tangguh.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita