Breaking News : Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar Sebut Gus Yahya Sudah Bukan Ketua Umum

Breaking News : Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar Sebut Gus Yahya Sudah Bukan Ketua Umum

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - - Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, menyatakan bahwa kepemimpinan PBNU resmi beralih sepenuhnya ke tangan Rais Aam sejak 26 November 2025 pukul 00.45 WIB. 
Dengan demikian, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.
Pengumuman itu, disampaikan dalam keterangan pers usai sosialisasi hasil rapat harian Syuriah PBNU di Kantor PWNU Jawa Timur, Sabtu (29/11/2025).
Pertemuan tersebut, dihadiri 36 anggota PBNU bersama jajaran Syuriah.
“Bahwa terhitung mulai tanggal 26 November 2025 Pukul 00.45 WIB, KH Yahya Cholil Staquf tidak lagi berstatus sebagai Ketua Umum PBNU, sehingga tidak berhak menggunakan atribut dan tidak memiliki kewenangan sebagai Ketua Umum PBNU. Sejak saat itu, kepemimpinan PBNU sepenuhnya berada di tangan Rais Aam,” ujar KH Miftachul Akhyar.
Pertimbangan Sesuai Fakta dan Kondisi Organisasi
KH Miftachul Akhyar menjelaskan, bahwa pengambilalihan kewenangan tersebut dilakukan berdasarkan situasi internal dan landasan organisasi yang sah.

“Bahwa latar belakang dan dasar pertimbangan sebagaimana disebutkan dalam Risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU, adalah benar-benar sesuai fakta dan kondisi sebenarnya,” tegasnya.
Keputusan ini, menurutnya, merupakan hasil musyawarah yang telah mendapatkan dukungan penuh dari para anggota yang hadir.
PBNU Siapkan Rapat Pleno atau Muktamar dalam Waktu Dekat
Untuk menjaga kelangsungan organisasi, PBNU segera menyiapkan forum permusyawaratan tingkat nasional.

“Agar organisasi berjalan normal, maka akan dilaksanakan rapat pleno atau muktamar dalam waktu segera,” kata KH Miftachul Akhyar.
Ia menambahkan, bahwa seluruh langkah yang diambil PBNU tetap berpegang pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

“NU tetap berpegang pada Aswaja dan akhlak karimah. Mudah-mudahan dengan dijawab ini jadi semua itu tercerahkan,” ujar KH Miftachul Akhyar
Sumber: Tribunnews 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita