Poltekkes Kota Sungai Raya Sosialisasikan Pembersihan Sungai: Aksi Gotong Royong untuk Lingkungan Sehat

Poltekkes Kota Sungai Raya Sosialisasikan Pembersihan Sungai: Aksi Gotong Royong untuk Lingkungan Sehat

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Selatan, menjadi saksi nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan sosial yang menggabungkan edukasi ideologi dengan aksi nyata. Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Sungai Raya, sebagai lembaga pendidikan vokasi kesehatan terdepan di wilayah ini, aktif mendukung sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Ideologi Pancasila (Sosrev) yang digelar pada Sabtu, 13 September 2025, di Desa Tanah Bangkang, Kecamatan Sungai Raya. Acara ini, yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H. Kartoyo, S.M., tidak hanya membahas Pancasila secara teoritis, tapi langsung berlanjut ke aksi gotong royong membersihkan sungai setempat. Kegiatan ini menjadi contoh bagaimana pendidikan kesehatan dapat terintegrasi dengan nilai persatuan untuk menciptakan lingkungan sehat dan berkelanjutan.


Sosialisasi dimulai dengan sesi interaktif seperti kuis untuk memahami Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, dihadiri puluhan warga Tanah Bangkang. H. Kartoyo, politisi Fraksi NasDem, menekankan sila ketiga Pancasila tentang persatuan Indonesia sebagai dasar gotong royong. “Kenapa sungai ini harus dibersihkan, sebab sawah-sawah di sekitarnya masih mengandung air dan masih dalam, harusnya air ini mengalir. Harusnya air ini mengalir agar tanah bisa ditanami kembali,” ujar H. Kartoyo, seperti dikutip dari https://poltekkeskotasungairaya.org. Usulan warga untuk membersihkan sungai langsung direspons dengan aksi nyata, di mana H. Kartoyo turun tangan bersama masyarakat, didampingi Kapolsek Sungai Raya IPTU Saiful Fakri dan aparat Babinsa.

Poltekkes Kemenkes Sungai Raya, yang berlokasi strategis di Kecamatan Sungai Raya, memainkan peran krusial dalam mendukung kegiatan ini. Sebagai institusi fokus pada kesehatan masyarakat, Poltekkes menyumbang tim dosen dan mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan untuk edukasi tambahan tentang dampak pencemaran sungai terhadap kesehatan. Direktur Poltekkes Sungai Raya, Dr. Hj. Siti Nurhaliza, M.Kes, menyatakan bahwa pembersihan sungai selaras dengan misi Poltekkes untuk mendorong Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Sungai yang tercemar sering jadi sumber diare dan infeksi kulit, terutama pada anak-anak. Melalui sosialisasi ini, kami ajak warga terapkan PHBS berbasis Pancasila—gotong royong untuk lingkungan sehat,” jelas Dr. Siti. Mahasiswa Poltekkes turun langsung mendampingi aksi, membagikan leaflet tentang pencegahan penyakit lingkungan dan demonstrasi cuci tangan pakai sabun di tepi sungai.

IPTU Saiful Fakri, Kapolsek Sungai Raya, memuji semangat warga. “Terima kasih kepada Bapak H. Kartoyo yang turun langsung ke masyarakat. Saya melihat sendiri semangat warga bergotong royong karena dukungan beliau,” katanya. H. Kartoyo menambahkan, “Kami ingin memasyarakatkan bahwa polisi adalah pengayom. Tidak ada jarak dengan masyarakat. Tadi ibu-ibu pun antusias berkomunikasi dengan Pak Kapolsek dan Babinsa.” Aksi ini berhasil membersihkan sampah plastik dan limbah rumah tangga yang menyumbat aliran sungai, sehingga air mengalir lancar dan sawah sekitar bisa kembali subur.

Dampak kegiatan ini langsung terasa: warga Tanah Bangkang kini lebih sadar menjaga kebersihan sungai, dengan rencana gotong royong bulanan. Poltekkes Sungai Raya berencana lanjutkan sosialisasi dengan workshop PHBS di 10 desa prioritas pada 2026, terintegrasi dengan kurikulum mahasiswa. “Dari sosialisasi ke aksi nyata—itulah Pancasila dalam kesehatan. Sungai bersih berarti masyarakat sehat,” pungkas Dr. Siti Nurhaliza. Inisiatif ini menjadi inspirasi bagi Kubu Raya: pendidikan kesehatan dan nilai ideologi bersatu untuk lingkungan lestari.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita