Poltekkes Kemenkes dan Dinkes Kota Bogor Bersinergi Wujudkan Kota Sehat melalui PKL Mahasiswa

Poltekkes Kemenkes dan Dinkes Kota Bogor Bersinergi Wujudkan Kota Sehat melalui PKL Mahasiswa

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Jakarta III menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Terpadu di Kota Bogor. Kegiatan ini, yang berlangsung di 30 kelurahan se-Kota Bogor, melibatkan 108 mahasiswa dari berbagai program studi, termasuk Keperawatan, Kebidanan, dan Kesehatan Lingkungan. Bersinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, PKL ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mewujudkan visi Kota Bogor sebagai kota sehat, sebagaimana dilansir dari laman https://poltekkesbogorkota.org.



Acara pembukaan PKL digelar pada 24 Juli 2025 di Aula Dinkes Kota Bogor dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, serta Kepala Dinkes Kota Bogor, drg. Retno Dumilah. Dalam sambutannya, Dedie menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini, menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mendukung program kesehatan masyarakat. “PKL ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu sekaligus membantu kami mewujudkan kota sehat,” ujar Dedie. Ia juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat.

PKL Terpadu ini berfokus pada upaya promotif dan preventif, seperti edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan dasar, dan peningkatan kesadaran lingkungan sehat di tingkat kelurahan. Mahasiswa didampingi oleh dosen pembimbing dan tenaga kesehatan dari puskesmas setempat untuk memastikan kegiatan berjalan efektif. Kepala Dinkes Kota Bogor, drg. Retno Dumilah, menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa ini sangat membantu dalam memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat komunitas. “Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut untuk mendukung program kesehatan yang berkelanjutan,” katanya.

Direktur Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Dr. dr. Hj. Endah Widaningsih, M.Kes, menegaskan bahwa PKL ini bukan hanya bagian dari kurikulum, tetapi juga sarana untuk membentuk karakter mahasiswa sebagai tenaga kesehatan yang profesional dan peduli masyarakat. “Melalui PKL, mahasiswa belajar beradaptasi dengan dinamika lapangan dan berkontribusi langsung bagi kesehatan masyarakat,” ungkapnya. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat kerja sama antara Poltekkes dan pemerintah daerah dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten.

Dengan melibatkan 30 kelurahan, PKL ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Kota Bogor. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pendidikan kesehatan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada pengabdian nyata yang mendukung kesejahteraan masyarakat. Ke depan, sinergi ini diharapkan terus berlanjut untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkualitas di Kota Bogor.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita