Politeknik Kesehatan Kemenkes Kota Muara Bungo (Poltekkes Muara Bungo Kota) mengingatkan seluruh masyarakat Kabupaten Bungo untuk lebih aktif dalam mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).
Menurut informasi dari laman JambiLink, lonjakan kasus DBD di wilayah Bungo beberapa waktu lalu telah mendorong Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Dinas Kesehatan untuk melakukan fogging massal sebagai upaya pengendalian nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyakit DBD. Meski demikian, fogging saja tidak cukup. Masyarakat diminta turut berperan aktif dalam pencegahan di lingkungan masing-masing.
Poltekkes Muara Bungo Kota sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan di Kabupaten Bungo menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam memberantas jentik nyamuk. Dosen dan mahasiswa Poltekkes kerap terlibat dalam kegiatan penyuluhan kesehatan lingkungan, termasuk edukasi pencegahan DBD.
“Pencegahan DBD harus dimulai dari rumah tangga. Warga diimbau untuk secara rutin melakukan 3M Plus, yaitu Menguras, Menutup, dan Memanfaatkan kembali barang bekas, serta ditambah dengan tindakan pencegahan lain seperti menggunakan obat anti nyamuk dan memasang kelambu,” ujar perwakilan Poltekkes Muara Bungo Kota.
Kegiatan fogging massal yang dilakukan Pemkab Bungo merupakan langkah responsif untuk menekan angka kasus. Namun, efektivitas jangka panjang sangat bergantung pada kesadaran dan keterlibatan aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Poltekkes Muara Bungo Kota yang berlokasi di Jl. Diponegoro, Cadika, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi, terus berkomitmen mendukung upaya pemerintah daerah melalui pendidikan dan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan, termasuk pencegahan penyakit berbasis lingkungan seperti DBD.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut tentang program kesehatan atau penyuluhan DBD dapat mengunjungi situs resmi Poltekkes Muara Bungo Kota di https://poltekkesmuarabungokota.org
