Poltekkes Menteng Ajak Anak Muda Cek Kesehatan Gratis: Wujudkan Indonesia Bugar

Poltekkes Menteng Ajak Anak Muda Cek Kesehatan Gratis: Wujudkan Indonesia Bugar

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Menteng, Jakarta Pusat, menjadi garda terdepan dalam mendorong gaya hidup sehat di kalangan anak muda melalui program Cek Kesehatan Gratis yang digelar pada Rabu, 26 Februari 2025. Acara ini, yang berlangsung di Puskesmas Kecamatan Menteng, Jalan Pegangsaan Barat Nomor 14, menjadi momen inspiratif dengan kehadiran Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo. Program ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menargetkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat pada hari ulang tahun mereka. Poltekkes Menteng, sebagai lembaga pendidikan vokasi kesehatan terdepan di wilayah ini, aktif mendukung pelaksanaan melalui keterlibatan mahasiswa dan dosen, memastikan layanan tidak hanya medis tapi juga edukatif untuk generasi muda Indonesia.


Menpora Dito Ariotedjo, yang hadir menemani Kepala Kantor Staf Kepresidenan Letjen TNI (Purn) AM Putranto—yang berulang tahun ke-61—menekankan multifungsi program ini. “Saya hadir di sini menemani Pak Putranto. Beliau hari ini ulang tahun, karena ulang tahun berarti bisa cek kesehatan gratis,” ujar Menpora Dito, seperti dikutip dari situs resmi https://poltekkesmenteng.org. Ia menambahkan, “Program ini sangat baik. Kita bisa skrining lebih awal apa saja kekurangan anak muda ke depan dari segi fisik dan kesehatan. Itu yang kita bisa intervensi ke depan.” Menurutnya, cek kesehatan gratis ini selaras dengan visi “Indonesia Emas”, di mana kesehatan fisik menjadi pondasi utama untuk bangsa bugar dan produktif. “Karena ini sangat baik, bagaimana kita bisa melakukan tindakan preventif dan juga selaras dengan keinginan Bapak Presiden menuju Indonesia Emas, yaitu bagaimana Indonesia juga harus bugar,” tambahnya.

Poltekkes Kemenkes Menteng memainkan peran krusial sebagai mitra pelaksana di tingkat fasilitas primer. Sebagai politeknik vokasi kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan, Poltekkes tidak hanya menyediakan tenaga ahli, tapi juga melibatkan mahasiswa melalui Praktik Kerja Lapangan (PKL) untuk mendampingi pemeriksaan. Direktur Poltekkes Menteng, Dr. Hj. Siti Nurhaliza, M.Kes, menyatakan bahwa program ini menjadi kesempatan emas untuk edukasi pemuda. “Kami ajak anak muda cek kesehatan gratis untuk deteksi dini risiko seperti anemia, hipertensi, atau kekurangan hormon yang bisa hambat prestasi olahraga. Di Menteng, dengan populasi muda urban, skrining antropometri memberikan data potensi fisik mereka. Ini bagian dari Tri Dharma kami: pendidikan, penelitian, dan pengabdian,” jelas Dr. Siti. Mahasiswa Poltekkes juga berikan edukasi PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat), seperti olahraga rutin 30 menit sehari dan konsumsi buah-sayur, untuk cegah penyakit tidak menular.Acara ini juga menjadi ajang intervensi preventif, di mana peserta seperti Pak Putranto mendapatkan pemeriksaan lengkap termasuk tes antropometri untuk data fisik. Menpora Dito mengajak seluruh anak muda Indonesia untuk tidak melewatkan kesempatan ini. “Menurut Menpora, program ini memiliki banyak fungsi untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak muda. Karena itu Menpora Dito mengajak semua anak muda di seluruh pelosok Indonesia untuk tidak melewatkan Cek Kesehatan Gratis ini.”

Dampak program Poltekkes Menteng terasa luas: sejak diluncurkan, ribuan pemuda Jakarta Pusat telah skrining, dengan 20 persen ditemukan risiko dini yang langsung ditangani. Ke depan, Poltekkes rencanakan kolaborasi dengan Kemenpora untuk workshop olahraga sehat bagi mahasiswa, terintegrasi dengan cek kesehatan rutin. Di Menteng, pusat pendidikan Jakarta, ajakan Poltekkes ini bukan hanya himbauan, tapi panggilan untuk generasi muda bugar—untuk Indonesia Emas yang sehat dan tangguh.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita