Poltekkes Kota Nanga Pinoh Lakukan Launching Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Poltekkes Kota Nanga Pinoh Lakukan Launching Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Poltekkes Kota Nanga Pinoh Lakukan Launching Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat, mencatat sejarah baru dalam pemerataan layanan kesehatan melalui launching Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang digelar pada Selasa, 25 Februari 2025, di Aula Kantor Bupati Melawi. Program ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Melawi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama di wilayah pedalaman yang selama ini sulit mengakses fasilitas medis. Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Nanga Pinoh menjadi mitra strategis utama dalam pelaksanaan PKG, dengan mengerahkan tim dokter, perawat, dan mahasiswa untuk mendukung operasional lapangan. Launching ini tidak hanya simbolis, tapi juga awal dari pelayanan kesehatan gratis bagi ribuan warga Melawi sepanjang tahun 2025.

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, secara resmi meluncurkan program tersebut dengan menekankan pentingnya kesehatan sebagai hak dasar. “Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat Melawi, khususnya yang berada di daerah terpencil. Kami ingin warga tidak lagi menunda berobat karena biaya,” ujar Bupati Dadi, seperti dikutip dari https://poltekkeskotanangapinoh.org. Ia menambahkan bahwa PKG akan menyasar 10.000 warga dalam enam bulan pertama, fokus pada pemeriksaan rutin untuk mencegah penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan tuberkulosis.Poltekkes Kemenkes Nanga Pinoh menjadi tulang punggung teknis program ini. Sebagai institusi vokasi kesehatan terdekat, Poltekkes menyumbang 30 dosen dan 100 mahasiswa Jurusan Keperawatan, Gizi, dan Teknologi Laboratorium Medis untuk operasional PKG.
Direktur Poltekkes Nanga Pinoh, Dr. Hj. Siti Nurhaliza, M.Kes, menyatakan bahwa keterlibatan ini selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Mahasiswa kami akan turun langsung melalui Praktik Kerja Lapangan (PKL) terpadu. Mereka tidak hanya melakukan pemeriksaan, tapi juga edukasi gizi dan PHBS (Pola Hidup Bersih Sehat). Ini kesempatan emas bagi mereka belajar sekaligus mengabdi,” jelas Dr. Siti. Pada hari launching, tim Poltekkes langsung melayani 300 warga yang hadir, dengan layanan utama: cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, pemeriksaan mata, gigi, serta konsultasi dokter umum dan spesialis dasar.

Kepala Dinas Kesehatan Melawi, dr. H. Ahmad Jawahir, M.Kes, menambahkan bahwa PKG terintegrasi dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Warga yang ditemukan kelainan akan langsung dirujuk ke RSUD Melawi atau puskesmas terdekat tanpa biaya. Poltekkes Nanga Pinoh adalah mitra utama kami dalam memastikan kualitas layanan,” katanya. Program ini juga didukung mobil kesehatan keliling yang akan menjangkau desa-desa terpencil seperti Ella Hilir dan Nanga Pinoh.

Dampak launching langsung terasa: dari 300 warga yang diperiksa, 40% ditemukan hipertensi ringan dan 25% pra-diabetes, yang langsung mendapat terapi awal. Seorang warga lansia dari Nanga Pinoh, Pak Rahman (68), berbagi cerita: “Dulu saya takut ke dokter karena biaya. Hari ini gratis, dapat obat, dan mahasiswa Poltekkes ramah sekali.”

Ke depan, Poltekkes Nanga Pinoh berencana jadikan PKG sebagai program tahunan dengan target 20.000 warga. Kolaborasi dengan Pemda Melawi juga akan diperluas melalui pelatihan kader posyandu dan integrasi aplikasi monitoring kesehatan digital. Dengan launching ini, Melawi melangkah menuju visi “Melawi Sehat 2030”—di mana kesehatan bukan barang mewah, tapi hak setiap warga. Poltekkes Nanga Pinoh membuktikan: pendidikan kesehatan vokasi adalah jembatan antara kebijakan dan kesejahteraan masyarakat.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita