Ramalan Hard Gumay Soal Pilpres 2024: Ada Pria yang Memecah Belah Bangsa hingga Terjadi Demo Anarkis

Ramalan Hard Gumay Soal Pilpres 2024: Ada Pria yang Memecah Belah Bangsa hingga Terjadi Demo Anarkis

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Ramalan Hard Gumay Soal Pilpres 2024: Ada Pria yang Memecah Belah Bangsa hingga Terjadi Demo Anarkis


GELORA.CO -  Hard Gumay membocorkan sejumlah ramalan yang terjadi di tahun 2024, salah satunya soal Pilpres 2024 yang telah selesai diumumkan oleh KPU siapa yang menjadi Presiden terpilih.

Meski Pilpres 2024 telah usai, Hard Gumay meramal akan ada demo besar-besaran dari pihak yang tidak terima atas kemenangan Prabowo Subianto.

“Akan ada demo besar-besaran antar partai, tidak terima dengan keputusan,” kata Hard Gumay dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Samuel Christ.

Gumay mengatakan bahwa ada sosok yang mencoba memprovokasi terkait demo tersebut.

Pria berusia 34 tahun itu menyebut bahwa sosok yang diduga mencoba memecah belah bangsa adalah seorang pria.

Namun, usaha orang tersebut untuk melakukan penggeseran disebut tidak tercapai.

“Ciri-cirinya laki-laki, tapi ini tidak berpengaruh tidak ada perubahan tidak ada pergeseran, kalau ada yang berusaha menjatuhkan pemimpin di periode yang baru ini nanti tidak terjadi,” ucapnya.

Bahkan, pada pertengahan bulan Mei atau Juni disebut akan ada lagi demo besar yang anarkis bahkan menimbulkan korban jiwa.

“Di pertengahan Mei/Juni terjadi lagi (demo) besar, ada sosok yang masih tidak terima Pak Prabowo menjadi Presiden, jadi ini besar-besaran demonya dan anarkis, ada korban jiwa,” tuturnya.

Kemudian, selain soal Pilpres Hard Gumay juga meramal akan adanya bencana alam di Indonesia yang terjadi di tahun ini.

Ia menyebut bahwa akan ada gempa bumi di wilayah Sumatera Barat, Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, ia juga menyebut ada tiga pesawat jatuh dan ada yang jatuh di area laut.

“Ada tiga pesawat jatuh, yang pertama kemarin kan sudah terjadi,” ucapnya.***

Sumber: ayojakarta
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita