Ketika Anies-Muhaimin Berjuang Mencari Keadilan Lewat MK, Surya Paloh Malah Mesra dengan Prabowo, PKS: Jaga Perasaan

Ketika Anies-Muhaimin Berjuang Mencari Keadilan Lewat MK, Surya Paloh Malah Mesra dengan Prabowo, PKS: Jaga Perasaan

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  - Di saat Paslon 02 Anies-Muhaimin berjuang mencari keadilan lewat jalur Mahkamah Konstitusi (MK) Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh malah bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. 

Menanggapi hal itu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) buka suara, hingga singgung jaga perasaan. 

PKS mengaku menghormati langkah politik Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh melakukan pertemuan dengan Prabowo Subianto. Surya Paloh juga telah memberikan ucapan selamat sebagai capres terpilih sebagaimana keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.  

Padahal, kubu Anies-Muhaimin masih berjuang untuk mencari keadilan atas proses pemilu yang diklaimnya banyak catatan kecurangan dan pelanggaran yang terjadi.  

"Jadi ya bagi kami sah-sah saja, monggo, hak partai melakukan itu, tapi kami PKS partai pengusung Anies-Muhaimin akan bersama rakyat, bersama pendukung 01 yang saat ini sedang mencari keadilan bahwa pilpres belum selesai," kata Juru Bicara PKS, Pipin Sofyan dalam perbincangan dengan tvOne, Jumat (22/3/2024). 

Menurut Pipin, Anies-Muhaimin bersama para pendukung sedang berikhtiar sekuat tenaga mencari keadilan.  

Setidaknya ada dua upaya yang sedang dilakukan.  Pertama, Timnas AMIN secara resmi telah mengajukan gugatan sengketa hasil Pilpres 2024 ke MK.  

Kedua, PKS sebagai partai pengusung Anies-Muhaimin berusaha sekuat tenaga mengawal dan menggunakan hak angket di DPR RI untuk mengungkap kebenaran, mencari keadilan ketika banyaknya catatan kecurangan Pilpres 2024. 

 "Jadi bagi kami pilpres belum selesai, kami memahami menyerahkan hak-hak setiap partai politik, apakah ada komunikasi (dari NasDem ke PKS terkait pertemuan dengan Prabowo) nanti bisa tanya ke pimpinan," ujarnya. 

Lebih jauh, Pipin tak menampik PKS dan Prabowo punya kedekatan dan sejarah panjang, terutama saat Pilpres 2014 dan 2019, dimana PKS secara all-out dan konsisten mendukung Prabowo sebagai capres kala itu.  

PKS lanjut Pipin, bisa saja menjalin komunikasi politik dengan pihak pemenang pilpres.  Tapi untuk saat ini, PKS masih fokus pada upaya mencari keadilan untuk Anies-Muhaimin, ketimbang melakukan manuver politik. 

 "Tapi pilihan itu (bertemu Prabowo) tidak kita lakukan saat ini. Kami memahami betul psikologi masyarakat, pendukung 01 yang saat ini masih mencari keadilan. 

Menjaga perasan itu penting, bahwa kita sama-sama berjuang. Kita siap menang dan siap kalah ketika tidak ada pelanggaran dan kecurangan terstruktur, sistematis dan masif," terang Pipin.  

"Kami istiqomah, konsisten dalam berjuang, loyalitas kepada aspirasi rakyat, itu yang selama ini kami tunjukkan kepada rakyat Indonesia, terutama pendukung PKS dan pendukung Anies-Muhaimin," pungkasnya

Sumber: tvOne
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita