Habib Rizieq Terang-terangan Sebut Hak Angket DPR Bisa Sampai Lengserkan Presiden Jika...

Habib Rizieq Terang-terangan Sebut Hak Angket DPR Bisa Sampai Lengserkan Presiden Jika...

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  - Habib Rizieq Syihab mengatakan kekuatan hak angket DPR RI bisa sampai melengserkan Presiden. 

Hal itu Habib Rizieq sampaikan dalam ceramah Safari Jumat di Masjid Jami An-Nur Petojo, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. Melansir kanal YouTube Islamic Brotherhood Television, pada Jumat (1/3/2024), awalnya Habib Rizieq Syihab menyinggung soal kecurangan pemilu dalam ceramahnya. 

Menurutnya kecurangan pemilu dapat diselesaikan di meja DPR RI. DPR RI bisa menyesaikan masalah kecurangan Pemilu 2024, melalui interpelasi dan hak angket. 

 "Panggil itu semua yang terlibat kecurangan. Presidennya panggil, semua penyelenggara Pilpres panggil, MK-nya, KPU-nya, Bawaslu-nya, panggil semua," katanya.  

Habib Rizieq mengatakan ada dua cara penyelesaian masalah di Indonesia, pertama penyelesaian secara hukum, itu MK tempatnya, ada juga penyelesaian secara politik, tempatnya di DPR.

 "Siapa bilang DPR tidak bisa mengambil keputusan? siapa bilang DPR tidak bisa mengambil suatu kebijakan? siapa bilang DPR tidak bisa mengambil sikap? Kekuatan DPR bahkan bisa membubarkan KPU, bisa membubarkan Bawaslu, bisa membubarkan MK sekalipun, bahkan bisa melengserkan Presiden," tutur Habib Rizieq. 

Maka, Habib Rizieq berharap para wakil rakyat di DPR dapat segera menyelesaikan masalah kecurangan Pemilu 2024 ini, sebelum terjadi kerusuhan dimana-mana. 

"Jadi kita minta kepada DPR segeralah selesaikan sebelum ini berubah menjadi kerusuhan, sebelum menjadi keributan, atau sebelum Bangsa Indonesia ini terbelah," katanya. 

Habib Rizieq minta Penyelesaian masalah kecurangan Pemilu ini diselesaikan secara politik karena pihaknya sudah tidak percaya dengan lembaga hukum di Indonesia.  "Maka dari itu kepada wakil rakyat yang ada di DPR jangan ngomong doang angket, angket, angket. 

Kapan mau angket? Ini sudah berhari-hari ngomong doang," katanya. "Kalau mau angket, angket! Jangan terlalu banyak ngomong nanti nguap masuk angin. Yang kemarin teriak angket, angket, eh besoknya lengket, kacau-kacau. 

Makanya sebelum masuk angin sebelum lengket, angket segera digelar," tuturnya. Menurutnya, tidak perlu ada partai atau politisi yang ketakutan dengan hak angket, kalau memang mereka tidak melakukan kecurangan. 

Bahkan kalau memang nanti hasil angketnya ternyata menunjukkan tidak ada kecurangan, maka kata Habib Rizieq rakyat siap menerimanya. "Tapi kalau ada kecurangan tindak. Kalau memang ada kecurangannya TSM, Terstruktur, Sistematis, dan Masif, maka Presiden mesti dilengserkan. 

Harus dilengserkan. MK KPU, Bawaslu bubarkan semua," tegasnya.  Oleh karena itu, Habib Rizieq mengajak rakyat untuk mendukung hak angket DPR. Karena menurutnya, hak angket memiliki kekuatan politik yang sangat besar. 

"Mudah-mudahan kalau (hak) angket digelar, akan ada hasil yang terbaik, Amin. Angket itu kekuatan politiknya besar. 

Dia bisa menjadi salah satu proses pelengseran seorang Presiden. Dia bisa membubarkan lembaga-lembaga yang mengkhianati rakyat," tuturnya. 

 "Instansi-instansi yang mengkhianati rakyat bisa dibubarkan oleh DPR ya. Kekuatan DPR sangat besar, bahkan kalau nanti terbukti ada paslon yang melakukan kecurangan secara TSM tadi, itu bisa didiskualifikasi. 

Dia (pelanggar) enggak boleh ikut lagi Pilpres," tambahnya.  Menurut Habib Rizieq hak angket DPR adalah solusi, dalam menyelesakan masalah adanya dugaan kecurangan Pemilu 2024. 

"Maka itu pesan saya kepada rekan-rekan kita semua yang ada di DPR RI, saudara-saudara kita ayolah segera bekerja jangan ditunda-tunda. Karena penundaan-penundaan ini sangat berbahaya, semakin hari semakin panas. 

Semakin hari demo juga semakin besar, semakin hari akan menjadi sebab terjadinya bentrokan, keributan, apalagi sekarang sudah mulai ada yang berani ngerah-ngerahin preman," pungkasnya. 

Berita ini dibuat berdasarkan isi potongan ceramah Habib Rizieq Syihab di Kanal YouTube Islamic Brotherhood Televion.  Sehingga belum ada konfirmasi secara langsung dari pihak bersangkutan terkait konten ceramah tersebut di atas


Sumber: tvOne
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita