TKN Belum Berencana Polisikan Connie yang Sebut Prabowo Hanya akan 2 Tahun jadi Presiden

TKN Belum Berencana Polisikan Connie yang Sebut Prabowo Hanya akan 2 Tahun jadi Presiden

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO -Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ternyata belum memiliki rencana melaporkan Pengamat Militer Connie Rahakundini Bakrie ke kepolisian. 

Awalnya tersiar kabar TKN akan membuat laporan polisi usai Connie menyatakan jika Prabowo hanya akan menjabat presiden 2 tahun.
 
"Nggak ada (mau melaporkan). Jadi, kami mencadangkan. Nah, bahasa hukumnya tuh mencadangkan, itu kami punya hak tapi kami tidak atau belum menggunakan hak tersebut;" kata Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (13/2).
 
Habiburokhman mengatakan, TKN tengah fokus pada konsolidasi jelang pencoblosan 14 Februari 2024. Sehingga, upaya hukum masih dikesampingkan.
 
"Kedua kita mau melihat seperti apa proses dialog di masyarakat apakah orang-orang tersebut tetap merasa kebal hukum sehingga bisa melakukan sesuatu yang menginjak-injak hukum, menginjak-injak konstitusi, menginjak-injak etika atau seperti apa kita lihat perkembangannya ke depan," jelasnya.
 
Sebelumnya, sebuah video beredar dan viral di media sosial memuat pernyataan Connie dalam suatu percakapan dengan Rosan. Dalam video tersebut, Connie menyebutkan Rosan menyampaikan bahwa Prabowo akan menjadi kepala negara selama dua tahun dan sisa jabatannya bakal dilanjutkan Gibran. Connie mengaku mendapat ajakan dari Rosan untuk bergabung dengan TKN.
 
Rosan Perkasa Roeslani pun membantah pernyataan Connie Rahakundini Bakrie, kemarin. Dia menegaskan tak pernah menyampaikan mengenai masa jabatan Prabowo.
 
"Pernyataan yang dua tahun itu bukan datang dari saya, beliau (Connie) mengatakan, 'ini bagaimana kalau sudah dua tahun, atau kalau tiba-tiba Prabowo, saya ini orang intelijen, bisa saja Pak Prabowo diracun, bisa lebih cepat, itu gimana?' Dia bilang begitu," kata Rosan kepada wartawan, Senin (12/2).
 
"Saya bilang, 'Bu, sudahlah, itu tidak pantas. Ya sudahlah, kita sih enggak ada pikiran seperti itu lah, janganlah'," imbuhnya. 
 
Rosan mengatakan, pertemuan terjadi atas permintaan Connie. Pakar militer dan pertahanan itu menyatajan berniat bergabung dengan Prabowo-Gibran. Rosan menegaskan, pernyataan Prabowo hanya menjabat dua tahun datang dari Connie.
 
Dalam pertemuan itu, Connie justru meminta jabatan. Connie, katanya, meminta dijadikan wakil menteri luar negeri ataupun wakil menteri pertahanan.

Sumber: jawapos
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita