Istilah 'Ahok Kuda Putih Jokowi' Viral di Media Sosial, PDIP: Kemungkinan Besar...

Istilah 'Ahok Kuda Putih Jokowi' Viral di Media Sosial, PDIP: Kemungkinan Besar...

Gelora News
facebook twitter whatsapp



GELORA.CO  - Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan sebuah istilah 'Ahok Kuda Putih Jokowi' dan menjadi viral di kalangan masyarakat. 

 Hal tersebut bermula setelah pria bernama lengkat Basuki Tjahaja Purnama itu mundur dari Komut pertamina untuk fokus kampanyekan Ganjar-Mahfud. 

Dalam forum pembahasan di Twitter, sebagian memunculkan teori bahwa ahok adalah sosok kuda putih yang dimunculkan oleh Jokowi. Hal tersebut dinilai sebagai tujuan untyk mengacaukan PDIP. 

Bahkan ada yang beranggapan bahwa bergabungnya Ahok ke kubu PDIP agar tak terwujudkan 01 dan 03 bergabung. Seperti diketahui, Ahok diduga memiliki masa lalu kelam dengan Anies Baswedan.

 Hal tersebut lantaran ia harus mendekam di penjara karena isu penistaan agama yang terjadi pada Pilkada DKI 2017 lalu.

 Menanggapi soal istilah 'Ahok Kuda Putih Jokowi', Sekjen PDIP Hasto Krustiyanto mengatakan hal tersebut tidak benar. 

Ia justu menyebut keputusan Ahok mendukung Ganjar-Mahfud mengejutkan bagi Jokowi. "Nggak ada kuda putih. 

Tapi itu mengejutkan, kemungkinan besar mengejutkan Pak Jokowi," kata Hasto kepada wartawan dalam jumpa pers di DPP PDIP Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/2/2024).

 Ia juga menyebut sosok Ahok adalah salah satu orang yang membuat Jokowi berhasil lantaran keduanya sama-sama pernah memimpin Jakarta. 

Hasto menegaskan bahwa dukungan Ahok ke Ganjar-Mahfud bukanlah suatu paksaan. "Ini panggilan bangsa," lanjut Hasto. 

Atas adanya dukungan Ahok ke Ganjar-Mahfud ini, Hasto berharap agar dapat diikuti oleh masyarakat Indonesia. Ia juga berharap agar Presiden Jokowi dan kerabat dapat mendukung capres-cawapres nomor urut 3 itu. 

"Moga-moga Pak Jokowi ikut," harapnya. Diberitakan sebelumnya, Ahok mengundurkan diri sebagai Komut Pertamina karena ingin fokus kampanyekan Ganjar-Mahfud. 

Ia mengaku akan ikut berkampanye untuk paslon nomor urut 3 itu di bagian Jakarta. "Saya akan fokus kampanye khusunya di Jakarta," beberapa waktu lalu


Sumber: tvOne