Bukan Gimmick, Ternyata Caleg PKS yang Curhat ke Anies Benar Seorang Nelayan

Bukan Gimmick, Ternyata Caleg PKS yang Curhat ke Anies Benar Seorang Nelayan

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Tim Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN) membuktikan kebenaran seorang Calon Legislatif (Caleg) dari PKS yang mengaku sebagai nelayan, bercerita dan menangis di depan Anies Baswedan.

Juru Bicara Timnas Amin, Indra Charismiadji mengkonfirmasi identitas Caleg PKS yang bernama Sappe tersebut benar-benar seorang nelayan.

"Saya sudah crosscheck dengan teman-teman PKS, memang ternyata Pak Sappe adalah nelayan yang dicalegkan oleh PKS," kata Indra kepada Akurat.co, di Jakarta, Jumat (9/2/2024).

Dia juga sempat mengirimkan foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik Sappe, yang tinggal di Parepare, Sulawesi Selatan.

Terlihat bahwa benar berdasarkan identitas tersebut, Sappe adalah Caleg yang sebelumnya berprofesi sebagai nelayan.



Dia berpesan, bahwa ke depannya Indonesia harus menjadi bangsa yang cerdas, karena tidak semuanya bisa dianggap sebagai gimmick.

"Kita harus jadi bangsa yang cerdas. Kita harus mampu melihat pesan yang ingin disampaikan, jangan semua dianggap gimmick dan sekedar upaya menipu rakyat," ujar Indra.

"Kalau kita mampu berpikir kritis, kita bisa membedakan mana yang substantif dan mana yang gimmick," tambah dia.

Dia pun meminta rakyat untuk membuktikan kalau Indonesia merupakan bangsa yang cerdas, sehingga bisa memilih pemimpin secara cermat dan kritis.

"Gunakan tanggal 14 Februari sebagai pembuktian kalau kita ini bangsa yang cerdas. Jadilah pemilih yang kritis dan obyektif," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, saat Anies mengunjungi Kota Parepare dan sedang melakukan orasi politik, tiba-tiba caleg yang mengaku nelayan tersebut naik ke atas panggung dan mencurahkan isi hatinya.

Dia mencurahkan nelayan kesulitan cari bahan bakar sambil menangis, bahwa saat ini nelayan dan petani butuh perubahan dan program yang konkret untuk bisa menyejahterakan kehidupan mereka.

Sumber: akurat
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita