Ahok Mulai Serang Anies: Jangan Pilih Capres Tipu-tipu, Ingat Rumah DP Nol Persen Jakarta?

Ahok Mulai Serang Anies: Jangan Pilih Capres Tipu-tipu, Ingat Rumah DP Nol Persen Jakarta?

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Politikus PDIP Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sedang gencar melancarkan serangan. Usai menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa kerja, kini giliran capres nomor urut 1, Anies Baswedan yang disenggol Ahok.

Tanpa menyebut nama, Ahok mengingatkan agar publik jangan mau pilih capres penipu dengan menyinggung rumah DP 0 persen dan KJP Tarik Tunai. Hal ini disampaikan saat ia bertemu warga Kupang, Kalimatan Selatan, Rabu (7/2/2024)

"Jangan mau pilih yang suka nipu-nipu. Masih ingat di Jakarta dulu kan? DP nol persen rumah, KJP boleh ditarik tunai. Orang percaya semua kan?" kata Ahok dikutip Kamis (8/2/2024).

Ahok lalu menjelaskan, program itu sembari tertawa. Ia bilang, bila dengan DP rumah nol persen, semua orang akan mengambil itu, namun cicilan bisa mencapai Rp10 juta tiap bulan, hal itu tentu akan memberatkan.

"Jadi maksud saya, tolong jangan diperdaya oleh orang yang lagi jual kecap. Semua jual kecap nomor satu kan? Hati-hati," tutur Ahok.

Sebelumnya Ahok juga menyerang Jokowi, meski setelahnya ia buru-buru klarifikasi, dengan berdalih ucapannya dipotong tidak ditampilkan seutuhnya.

Viral di akun TikTok, seorang lansia yang memperkenalkan dirinya Oma mempertanyakan kepada Ahok, kenapa harus milih Ganjar Pranowo daripada Prabowo Subianto? Sebab, Oma ini telah menjatuhkan pilihannya kepada capres nomor urut 2 itu.

Ahok pun menjelaskan, alasan Prabowo tidak layak dipilih untuk dijadikan presiden. Pasalnya, pria berumur 72 tahun itu sudah memiliki riwayat penyakit, memiliki sikap yang tempramental serta tidak bisa bekerja.

"Tapi persoalan pilih presiden, kita tidak mau pilih orang yang sudah tidak sehat. Kita tidak mau pilih orang yang emosional. Kita tidak mau pilih orang yang tidak terbukti bisa kerja," ujar Ahok kepada Oma tersebut dikutip dari akun TikTok @halim_tambari, dikutip Selasa (6/2/2024).

Apalagi cawapres Gibran, lanjut Ahok, wali kota Solo itu dinilainya tidak memiliki bukti kerja nyata membangun daerah yang dipimpin. Karena itu dirinya khawatir Gibran akan naik jadi presiden menggantikan posisi Prabowo karena kesehatannya sudah tidak memungkinkan saat ini.

Ahok juga mempertanyakan kinerja Jokowi. Hal ini diakuinya karena pernah mendampinginya memimpin Jakarta. Namun, Ahok enggan membeberkan alasan kenapa Jokowi tidak bisa bekerja. "Terus ibu (Oma) kira Pak Jokowi juga bisa kerja? Saya lebih tahu. Makanya saya tidak enak ngomong depan umum," kata Ahok

Sumber: inilah
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita