Tanggapi Mimpi Sahroni Jadi Presiden, Anies: Kalau Mau Cepat Lewat MK, Lebih Cepat Lagi lewat Paman

Tanggapi Mimpi Sahroni Jadi Presiden, Anies: Kalau Mau Cepat Lewat MK, Lebih Cepat Lagi lewat Paman

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menghadiri acara Resolusi Indonesia di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, Jumat (5/1/2024) malam.

Momen menarik di antaranya mencuat kala moderator acara Ahmad Sahroni mengungkapkan soal mimpinya ingin menjadi presiden. Namun, bendahara umum Partai NasDem ini mengaku sedang mendukung pasangan AMIN sehingga harus menunggu giliran untuk maju sebagai capres di masa mendatang.

Pengakuan itu pun direspons Cak Imin yang menyarankan Sahroni untuk memulai memperkenalkan diri dengan memasang baliho.

"Tapi memang kadang-kadang kita mulai dari baliho untuk bisa ke sini," kata Cak Imin.

Di luar dugaan, Anies pun menimpali pernyataan Cak Imin. Dia menyebut jika ingin cepat jadi presiden bisa melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

"Gini, Gus, kalau dari Baliho itu rutenya panjang, kalau mau cepat MK," kata Anies disambut tawa massa yang hadir.

"MK pun, mas MK pun bisa lama, lama. lebih cepet lagi kalau lewat Paman," ujar Cak Imin yang membuat seisi Indoor Senayan tertawa.

Pernyataan Anies dan Cak itu seolah menyentil langkah Gibran Rakabuming Raka yang kini berstatus sebagai cawapres mendampingi capres Prabowo Subianto.

Sebab, Langkah mulus Gibran mendampingi Prabowo dinilai tak lepas dari  karpet merah yang diberikan MK saat dipimpin Anwar Usman, adik ipar Jokowi sekaligus paman dari Gibran yang mengabulkan gugatan uji materi terkait usia minimal capres-cawapres di Pasal 169 huruf q Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Alhasil, Gibran bisa diusung sebagai cawapres lantaran punya pengalaman sebagai kepala daerah yaitu wali  kota Solo meski belum berusia 40 tahun.

Sumber: inilah
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita