Terungkap, Anies Butuh 4 Tahun untuk Bisa Lulus SMA, Ternyata Gegara Ini

Terungkap, Anies Butuh 4 Tahun untuk Bisa Lulus SMA, Ternyata Gegara Ini

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Fakta Anies Baswedan yang menjalani masa SMA selama 4 tahun ini diakui oleh dirinya sendiri.

Hal itu dibenarkan Anies Baswedan saat menjadi bintang tamu di akun Youtube RoTivi Channel yang dimiliki Ronald dan Tike Priatna Kusuma.

Masa sekolah SMA yang normalnya 3 tahun justru dijalani secara berbeda oleh Anies yang menghabiskan masa SMA nya selama 4 tahun.

Saat ditanya mengenai fakta ini Anies berkelakar bahwa 4 tahun masa SMA yang dilaluinya disebut sebagaei “Pendalaman Materi”

“Iya bener 4 tahun SMA saya. Pendalaman materi itu,” ujar Anies Baswedan dikutip dari Youtube Rotivi pada

Hal ini terjadi karena Anies Baswedan terpilih menjadi siswa peserta pertukaran pelajar dari American Field Service (AFS).

Berjalan selama 1 tahun program ini membuat Anies dapat belajar di bidang akademik sekaligus lintas budaya di Wisconsin, Amerika Serikat.

Karena mengikuti program pertukaran pelajar ini Anies memiliki punya 2 ijazah SMA yaitu dari AFS dan SMAN 2 Yogyakarta yang rampung pada 1989.

Pada masa SMA Anies terpilih sebagai Ketua OSIS seluruh Indonesia pada 1985 setelah mengikuti pelatihan kepemimpinan bersama 300 Ketua OSIS.

Semasa SMP, Anies sempat menjabat sebagai seksi kematian, sebutan bagi pengurus bidang humas OSIS untuk penyampai kabar terkait kematian.

Ia juga menjadi Ketua Panitia Tutup Tahun, yang mengasah keterampilan kepemimpinannya.

Masuk SMA di SMAN 2 Yogyakarta, Anies terpilih sebagai Wakil Ketua OSIS. Ia juga terpilih sebagai Ketua OSIS se-Indonesia pada 1985 usai menjalani pelatihan kepemimpinan bersama 300 ketua OSIS se-Indonesia.

Anies juga ditanya mengenai keinginan untuk melanjutkan studinya setelah S3.

“Belajar itu lain dengan bersekolah. Belajar harus jalan, sekolah nggak harus,” kata Anies

Anies menyebut bahwa dia sudah tidak berencana untuk melanjutkan pendidikannya di institusi formal.

Belajar yang dia maksud adalah dengan langsung terjun menjadi praktisi di lapangan.

Anies sendiri telah menjadi profesional di bidangnya dengan menjadi Direktur Riset The Indonesian Institute yang membidangi analisis kebijakan publik pada 2005.

Anies juga pernah menjadi Rektor Universitas Paramadina pada 2007 di usia 38 tahun.

Pada periode kepemimpinan Jokowi 2014-2019 Anies juga terpilih menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) meskipun direshuffle.

Padahal Anies Baswedan sempat menduduki peringkat kedua sebagai menteri yang dianggap memiliki kinerja paling memuaskan dikutip dari laman Kemendikbud pada 24 Desember 2023.

Hal itu membuktikan bahwa kinerja Anies sudah cukup baik dengan presentase angka kepuasan 54,2 persen dibawah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Anise terlibat secara aktif di bidang pendidikan dengan mendirikan Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar pada tahun 2010.

Program ini berfokus untuk memberikan akses pendidikan secara merata ke desa-desa terpencil dengan mengirimkan pengajar yang berkualitas sekaligus sebagai pembelajaran kepemimpinan.***

Sumber: hops.