Rumah Ketua GP Ansor Lampung Kembali Dilempar Bom Molotov
logo
arrow-down-drop-circle

25 Desember 2023

Rumah Ketua GP Ansor Lampung Kembali Dilempar Bom Molotov

Rumah Ketua GP Ansor Lampung Kembali Dilempar Bom Molotov


GELORA.CO - Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lampung Hidir Ibrahim yang berada di Jalan Raden Gunawan, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung kembali dilempar bom molotov oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Minggu (24/12/2023) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. 

Meski hanya terkena di bagian tembok rumah, namun aksi teror ini sudah dua kali terjadi dalam kurun waktu sepekan.  

Pada pekan lalu kejadian serupa juga dialami saat kondisi rumah sepi dan penghuninya sedang tertidur. Ketua RT 02 Ahmad Rosadi mengatakan kejadian pelemparan bom molotov yang kedua kalinya ini diketahui pada pukul 03.00 WIB dini hari. 

Saat itu, dirinya diberitahu oleh kerabat korban dan tetangga yang mendengar suara ledakan di bagian depan rumah korban. "Saya tahu kejadian itu dari yang berjaga malam. Kemudian saya cek ke sana ternyata betul ada kejadian pelemparan bom molotov," kata Ahmad, Minggu (24/12/2023). 

Bahkan, menurutnya, peristiwa pelemparan bom molotov yang terjadi pada minggu dini hari itu berlangsung sangat cepat.  

"Bom molotov itu tidak masuk ke dalam rumah, hanya di luar pagar saja. Pelaku pelemparan bom molotov menggunakan sepeda motor dan memakai helm," bebernya. Saat itu, rumah sedang ditinggal Ketua GP Ansor Lampung bepergian ke luar kota. Rumah hanya dihuni oleh kerabat korban.  

Kasus pelemparan bom molotov yang kedua kalinya ini sudah kembali dilaporkan kepada pihak Kepolisian Polresta Bandar Lampung.  Polisi sudah melakukan olah TKP dan membawa barang bukti berupa pecahan botol berisi sumbu yang diduga sebagai bom molotov.

 Sebelumnya, pada Minggu (17/12/2023) dini hari lalu aksi teror berupa pelemparan bom molotov itu juga terjadi di rumah Ketua GP Ansor Lampung. 

Dalam peristiwa yang terekam kamera pengawas CCTV di rumah korban terlihat dua orang pria mengendarai sepeda motor melemparkan benda diduga bom molotov

Sumber: tvOne