Buntut Kebijakan Perampasan Tanah, Rocky Gerung sebut Jokowi Bengis: Ini Persoalan Hidup Mati!

Buntut Kebijakan Perampasan Tanah, Rocky Gerung sebut Jokowi Bengis: Ini Persoalan Hidup Mati!

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Pengamat politik tersohor Indonesia, Rocky Gerung kritik habis Presiden Jokowi. Hal ini karena kebijakan perampasan tanah yang dituangkan dalam Perpres Nomor 78 Tahun 2023. 

Bahkan menurut Rocky Gerung, kebijakan tersebut merupakan pengkhianatan terhadap hak eksistensial rakyat atas tanah.

Selain itu, ia juga katakan, bahwa kebijakan perampasan tanah tersebut tidak memiliki dasar filosofis yang kuat.

Tak hanya itu saja, dia jelaskan, bahwa tanah tidak bisa dimiliki oleh negara, melainkan hanya dapat dikuasai. 

Bahkan, kebijakan tersebut juga tidak sejalan dengan semangat demokrasi.

"Jokowi ini bengis. Dia ingin merampas tanah demi kepentingan kapital. Ini pengkhianatan terhadap hak eksistensial rakyat atas tanah," kata Rocky Gerung seperti yang dikutip dari kanal YouTube-nya, Kamis (28/12/2023)

Masih lanjut dia katakan, kebijakan tersebut akan berdampak buruk bagi warga Rempang, Kepulauan Riau, yang menjadi korban pertama. 

Menurutnya, warga Rempang akan kehilangan tempat tinggal dan mata pencahariannya.

"Tanah dan kehidupan itu bagian yang tidak terpisahkan dari perjuangan warga Rempang. Ini bukan lagi persoalan sekedar tanah, tapi persoalan hidup mati," ungkap Rocky Gerung.

Di samping itu, Rocky Gerung mengimbau kepada masyarakat untuk melawan kebijakan perampasan tanah tersebut. 

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan ancaman bagi demokrasi dan hak asasi manusia.

Sumber: tvone.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita