AMIN Yakin Jawa Tengah Bukan Lagi ‘Kandang Banteng’: Nuansa Perubahan Semakin Terasa

AMIN Yakin Jawa Tengah Bukan Lagi ‘Kandang Banteng’: Nuansa Perubahan Semakin Terasa

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Pilpres 2024 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) meyakini bakal mendulang dukungan besar di Jawa Tengah.

Hal tersebut setelah keduanya semakin banyak masyarakat yang menginginkan perubahan.

“Saya rasa nuansa perubahan itu semakin terasa. Menginkan perubahan. Dan itu kemudian menonjol,” kata Anies usai acara Istighosah Kubro Masyayich & Alumni Pondok Pesantren di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (24/12/2023).

“Jadi kami melihat, pesan perubahan itu menjangkau semua. Kalau dibilang Jateng, Jateng ini tempat yang bisa dibilang bervariasi sebetulnya bukan hanya satu partai,” tambahnya.

Anies tidak menampik ada beberapa daerah yang memang didominasi oleh PDIP. 

Namun, tidak berarti satu provinsi Jawa Tengah, karena di provinsi tersebut PKB juga memiliki suara dan dukungan yang kuat.

“Bukan satu Provinsi didominasi oleh satu partai. PKB ini punya kekuatan yang tidak kalah besar di Jateng. jadi kami makin optimis dalam beberapa perjalanan hari ini bahwa perubahan itu kuat sekali,” tuturnya.

Sementara itu, Cak Imin juga menyampaikan hasil kelilingnya bertemu warga semakin menguatkan pandangan untuk hadirnya perubahan. 

Dengan kondisi kesulitan yang dialami, sehingga menginginkan perubahan.

“Dan ini mas, Jawa itu cenderung kalau hidupnya susah nggak protes, menerima nrimo ing pandum (menerima segala bentuk pemberian),” kata Cak Imin.

“Tapi begitu dikasi tahu perubahan ya maksudnya itu. Artinya apa? Silent hope, harapan yang diam ini hari ini mulai muncul di mana mana. Jawa Tengah ini insya Allah harapan perubahan mulai kelihatan sudah tidak dilihat partai apapun,” tambah dia.

Sebelumnya, Paslon Pilpres 01, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (AMIN), melanjutkan kampanye di Jawa Tengah. Keduanya kini mengunjungi istighosah kubro alumni pondok pesantren Lirboyo di Semarang.

Cawapres 01 Cak Imin mengatakan bahwa peran alumni ponpes Lirboyo ini sangat penting bagi bangsa dan umat.

"Ada yang jadi Rais Syuriah NU, se Indonesia itu hampir jumlahnya gak bisa dibayangkan. Syuriah NU itu adalah alumni Ponpes Lirboyo," kata Cak Imin di lokasi, Minggu (24/12/2023).

Dia nenambahkan jumlah alumni Lirboyo yang puluhan ribu berpengaruh terhadap suara AMIN di Pilpres 2024.

"Ini kekuatan besar yang akan memenangkan  AMIN karena kotalitas, dedikasi dan kecintaan para guru-guru Lirboyo," kata Cak Imin.

Belum lagi, dikatakan Cak Imin, dukungan para alumni ponpes juga mengalir dari ponpes lainnya.

"Kemarin dapat tambahan dari (ponpes) Tebu Ireng, Kiai Mustain Romly mendeklarasikan diri Gianyar Jombang. Insyaallah semuanya akan menjadi kompak seluruh ponpes-ponpes kita," kata dia.

Ketua Umum PKB itu menyebut bahwa ponpes yang mendukung AMIN tak hanya di satu provinsi saja.

"Bukan hanya Jatim, ada Jawa Tengah itu juga sudah bersama Insyaallah pesantren-pesantren besar sudah menjadi satu hati dengan AMIN. Ini meringankan langkah kita tinggal segmen-segmen lain ya," pungkas dia.

Sumber: tribunnews.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita