Terungkap FX Rudy Pernah Ditawari Jokowi Jadi Wamen Setelah Berhasil Menangkan Gibran Jadi Wali Kota
logo
arrow-down-drop-circle

9 November 2023

Terungkap FX Rudy Pernah Ditawari Jokowi Jadi Wamen Setelah Berhasil Menangkan Gibran Jadi Wali Kota

Terungkap FX Rudy Pernah Ditawari Jokowi Jadi Wamen Setelah Berhasil Menangkan Gibran Jadi Wali Kota


GELORA.CO -  Ketua DPC PDIP Kota Solo FX Hadi Rudyatmo ternyata pernah ditawari Presiden Jokowi sebagai Wakil Menteri PUPR.

Alasannya karena FX Rudy membantu memenangkan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Solo.

FX Rudy menuturkan ketika Pilkada Kota Solo pada 2020 awalnya DPC PDIP Kota Solo sudah sepakat untuk mengusulkan Achmad Purnomo untuk menjadi wali kota Solo.

Namun seiringnya berjalan waktu, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengambil keputusan berbeda dengan mengeluarkan rekomendasi ke Gibran yang maju menjadi wali kota Solo.

"Saya lebih mementingkan persahabatan dari pada sebuah jabatan. Contoh ketika saya diminta menjadi wakil menteri PUPR saya tolak. Karena saya lebih mementingkan persahabatan saya dengan Pak Pur dari pada sebuah jabatan menjadi Wakil Menteri," kata FX Rudy dikutip dari TribunSolo, saat ditemui di kediamannya, Rabu (8/11/2023).

FX Rudy tidak ingin jabatan wakil menteri menjadi bentuk transaksi politik menyingkirkan Achmad Purnomo untuk mengajukan Gibran sebagai Wali Kota Solo.

"Nanti Pak Pur akan menilai ternyata Rudy barter menjadikan Gibran Teguh Wali Kota dan Wakil Wali Kota," terangnya.

Ia menyebut, presiden Jokowi menawari jabatan ini melalui Gibran yang waktu itu akan segera dilantik setelah berhasil memenangkan pemilihan.

"Sebelum dilantik 2020. Mas Gibran datang sendiri menegaskan mau ndak dilantik menjadi Wakil Menteri," jelasnya.

Waktu itu ia langsung menolak tawaran tersebut.

Ia lebih memilih menjadi tukang las dari pada menjadi wakil menteri.

Ia tidak ingin membuat Achmad Purnomo kecewa yang kedua kali.

"Mboten mas. Saya bali dadi tukang las mawon. Saya lebih penting persahabatan dengan Pak Pur tidak putus dari pada saya menerima jabatan sebagai Wakil Menteri," katanya.

"Namun Pak Pur menilai saya bahwa saya mencalonkan Pak Pur Pak Teguh hanya basa-basi barter Gibran Pak Teguh karena saya pengen menjadi Wakil Menteri," jelasnya.

Sumber: wartakota
close