Rhenald Kasali Ungkap 10 Ciri Bisnis Artis dari <i>Money Laundry,</i> Salah Satunya Senang Bagi-bagi Duit

Rhenald Kasali Ungkap 10 Ciri Bisnis Artis dari Money Laundry, Salah Satunya Senang Bagi-bagi Duit

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Sosok artis berinisial R disebut-sebut terlibat dalam pusaran kasus dugaan pencucian uang eks pejabat di Ditjen Pajak, Rafael Alun. Saat ini, KPK akan mendalami sosok artis R terkait dugaan gratifikasi.

Kemunculan pria berinisial R ini berdasarkan keterangan dari Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus. Ia mengaku telah menyampaikan berbagai data ke KPK.

Pencucian uang atau money laundering merupakan kejahatan dengan menyembunyikan asal usul uang atau harta kekayaan seseorang melalui berbagai transaksi agar uang atau harta itu terlihat seolah-olah berasal dari usaha yang legal.

Guru Besar bidang Ilmu Manajemen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Rhenald Kasali, merinci ada 10 tanda-tanda bisnis artis dari pencucian uang, dikutip dari akun YouTube miliknya, Sabtu (1/4).

1. Tiba-tiba Usaha Jadi Sangat Besar

Menurut Rhenald, artis yang punya bisnis dari pencucian uang bisa secara instan memiliki usaha besar, sehingga menyedot perhatian.

2. Easy Money

Artis ini terlihat seakan-akan (dapat) uang mudah sekali, seperti turun dari langit. Lazimnya, orang tak mudah pinjam uang dalam jumlah besar karena harus melalui banyak proses, salah satunya presentasi kepada pimpinan bank. Mulai dari menunjukkan arus kas perusahaan hingga laporan keuangan teraudit.

"Tapi kalau easy money itu sangat mudah, yang penting heboh dan bisnisnya cepat karena tujuannya adalah untuk tempat titipan uang. Orangnya yang dapatkan easy money berharta, glamour, beli ferrari atas nama orang lain.

3. Mereka Selalu Punya Alibi

Alibinya adalah hasil dari usaha yang dijalani, si artisnya bisa beli ferrari dan pesawat. Padahal kita tahu pekerjaannya tidak menghasilkan sebanyak itu.

4. Bukan Bangun Usaha, tapi Bangun New Empire

Artis yang berbisnis dari cuci uang akan cenderung bikin kerajaan baru yang sangat besar. Polanya, satu orang nitip akan lama-lama banyak yang nitip dana. Lalu muncul orang kaya dan berpangkat dan ingin dapat dapat kue di situ.

"Orang-orang ini kemudian meninggalkan bisnis konvensionalnya, beralih pada bisnis baru karena di situ ada orang yang beri tahu bagaimana caranya buat bisnis yang tidak dipahami orang lain," terangnya.

5. Mengaku Modalnya dari Warisan

Selain warisan, mereka akan mengaku modal yang didapat berasal dari kepintaran dalam bisnis yang sulit dipahami orang lain misalnya trading kripto atau NFT.

Mereka juga biasanya berani bisnis di sektor yang sudah redup (sunset) dan tangan mereka bisa jadi bersinar. Orang yang ingin menarik perhatian. Mereka tunjukkan adalah mereka orang kaya.

6. Ada Sosok Tersembunyi di Belakang Mereka

Biasanya artis ini punya aset yang sangat berbeda dengan aset karyawan di perusahaan itu.
"Kadang dia rendah hati, tapi dia beda sekali, orang kaya, dan tidak tersentuh," terangnya.

7. Bisnis Tumbuh Besar, tapi Enggak Punya Keahlian

Si artis ini tahunya hanya bicara di publik saja.

8. Mereka Dikelilingi Media Komunikasi

Ke mana-mana ada yang merekam kegiatannya. Mereka bisa investasi di beberapa kanal media, sehingga ketika ada kasus mencuat, kanal ini tidak membahas sang artis.

9. Mereka Terlihat Generous

Si artis terlihat senang bagi-bagi uang.

10. Tiba-tiba Bermasalah

Di perusahaan yang didirikan dari bisnis cuci uang, biasanya ada masalah. Mulai dari karyawan yang terlibat pembunuhan, narkoba, sexsual harassment, dan tindakan kriminal lainnya.

"Sebab ini adalah orang-orang titipan dari orang tua yang punya tadi dan orang yang punya duit ini cenderung enggak menaruh perhatian untuk bentuk values ke anak-anaknya," ujar Rhenald.

Sumber: kumparan
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita